TIKUS2 KORUPTOR AUSAH DIBERANTAS..! Suap ‘All In’ Diusut KPK hingga Geledah Kantor DJP
Tim detikcom – detikNews
Rabu, 14 Jan 2026 06:32 WIB
Ilustrasi. KPK (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta – KPK menggeledah kantor pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Penggeledahan ini terkait kasus dugaan suap pengaturan pajak.
Ada dua ruangan yang digeledah KPK. “(Penyidik menggeledah) ruang kerja staf Direktorat Peraturan Perpajakan dan ruang kerja staf Direktorat Ekstensifikasi dan Penilaian,” kata juru bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Selasa (13/1/2026).
Adapun penggeledahan dilakukan oleh KPK di kantor pusat Ditjen Pajak sejak kemarin siang. Sebagai informasi, KPK juga melakukan penggeledahan di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara pada dua hari yang lalu.
ADVERTISEMENT
Baca juga:
Ketua PBNU Gus Aiz Bantah Terima Aliran Dana Terkait Korupsi Kuota Haji
“Penyidik mengamankan dan menyita dokumen terkait pelaksanaan penilaian dan pemeriksaan pajak oleh KPP Madya Jakarta Utara dengan Wajib Pajak PT Wanatiara Persada,” kata jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Selasa (13/1).
ADVERTISEMENT
Advertisement
Budi menyebutkan penyidik KPK mengamankan dan menyita rekaman CCTV, alat komunikasi, laptop, serta media penyimpanan data terkait perkara dalam penggeledahan tersebut. Sementara untuk barang bukti valuta asing (valas) senilai SGD 8.000.
Penggeledahan ini dilakukan KPK berkaitan dengan penetapan lima orang sebagai tersangka dalam operasi tangkap tangan pejabat pajak di Jakut. Salah satu tersangka ialah Kepala KPP Madya Jakarta Utara Dwi Budi Iswahyu (DWB).
Awal Mula Kasus
Kasus ini berawal saat tim pemeriksa dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara menelusuri adanya potensi kekurangan pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB) yang dilakukan PT Wanatiara Persada (PT WP). KPK mengatakan ada dugaan kongkalikong di antara para tersangka untuk mengurangi pembayaran pajak.
Baca juga:
KPK Geledah Kantor Ditjen Pajak Kemenkeu
“Terdapat temuan potensi kurang bayar sekitar Rp 75 miliar,” kata Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu dalam konferensi pers Minggu (11/1).
Kepala Seksi Pengawas dan Konsultasi KPP Madya Jakarta Utara, Agus, kemudian diduga meminta PT WP melakukan pembayaran pajak ‘all in’ Rp 23 miliar. Angka itu diduga digunakan untuk menyelesaikan persoalan pembayaran pajak Rp 75 miliar yang masih ditunggak PT WP.
KPK menduga ada uang yang mengalir ke para pejabat pajak di Jakut dari total Rp 23 miliar itu. PT WP disebut sempat keberatan dengan permintaan dari Agus Syaifudin.
PT WP lalu hanya menyanggupi pembayaran fee sebesar Rp 4 miliar. Berbekal suap tersebut, kekurangan pembayaran pajak Rp 75 miliar dari PT WP dipangkas hanya menjadi Rp 15,7 miliar oleh oknum pejabat pajak.
Berikut ini daftar para tersangka:
Tersangka penerima suap/gratifikasi:
– Dwi Budi Iswahyu (DWB) selaku Kepala KPP Madya Jakarta Utara,
– Agus Syaifudin (AGS) selaku Kepala Seksi Pengawas dan Konsultasi KPP Madya Jakarta Utara,
– Askob Bahtiar (ASB) selaku tim Penilai di KPP Madya Jakarta Utara.
Tersangka pemberi:
– Abdul Kadim Sahbudin (ABD) selaku Konsultan Pajak PT WP
– Edy Yulianto (EY) selaku Staf PT WP.
(isa/isa)
Artikel Selanjutnya
Punya Bukti Tebal Dugaan Korupsi Haji, Kapan KPK Periksa Yaqut?
kpk
suap pajak
penggeledahan
direktorat jenderal pajak
kemenkeu
round-up
Komentar
Kirim Komentar
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Temukan lebih banyak
Berita hari ini
E-book analisis berita
Iklan di berita
CNBC Indonesia
Update hukum
CNN Indonesia
Live TV berlangganan
Buku tentang politik Indonesia
Langganan berita premium
Buletin berita harian
Berita Terkait
KPK Geledah 2 Ruangan Staf di Kantor Ditjen Pajak Kemenkeu
KPK Geledah Kantor Ditjen Pajak Kemenkeu
Kantor Ditjen Pajak Kemenkeu Digeledah KPK Terkait Dugaan Suap
KPK Sita Dokumen-Uang Tunai Usai Geledah Kantor Ditjen Pajak Kemenkeu
KPK Dalami Keterlibatan Pihak Lain di Kasus Dugaan Suap Pejabat Pajak Jakut
Rekomendasi
detikNews
Kanselir Jerman: Kita sedang Menyaksikan Hari-hari Terakhir Rezim Iran
detikFinance
Besok Tiang Monorel Dibongkar Pemprov DKI, Pemiliknya Buka Suara
Promoted
GIICOMVEC 2026
Promoted
detikFinance
Direkrut Bill Gates, Sri Mulyani: Saya Merasa Terhormat Bergabung Yayasan Gates
Selengkapnya
Berita Terkini
Polisi Selidiki Motif Suami Siri Bunuh Terapis Spa di Bekasi
Satu Per Satu Eks Anak Buah Nadiem Curhat di Sidang
Tiang Monorel di Rasuna Said Bakal Dibongkar Hari Ini
Catatan Perbaikan dari Prabowo saat Perdana ke IKN sebagai Presiden
Sisa-sisa Serangan Udara Rusia di Distrik Industri Kyiv
GIICOMVEC 2026
Promoted
part of
Redaksi
Pedoman Media Siber
Karir
Kotak Pos
Info Iklan
Privacy Policy
Disclaimer
Download aplikasi detikcom
Copyright @ 2026 detikcom, All right reserved
Baca artikel detiknews, “Suap ‘All In’ Diusut KPK hingga Geledah Kantor DJP” selengkapnya https://news.detik.com/berita/d-8306283/suap-all-in-diusut-kpk-hingga-geledah-kantor-djp.
Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/

