Minggu, 17 Mei 2026

KAPOLSEK DIPERIKSA PROPAM NIH..! Dua Orang Penembakan di Tol Tangerang Ditangkap, Satu Prajurit TNI

JAKARTA – Polisi dan TNI menangkap dua orang yang terkait dengan kasus penembakan di rest area KM 45 Tol Tangerang-Merak, Jumat (3/1/2025). Mereka adalah seorang oknum prajurit TNI dan pihak yang pertama kali menyewa mobil bernama Ajat Sudrajat. Peristiwa penembakan di Tol Tangerang menewaskan bos rental mobil Makmur Jaya Rental di Tangerang bernama Ilyas Abdurrahman (48), Kamis (2/1/2025).

Nasib nahas tersebut bermula ketika korban mengejar mobil Honda Brio yang disewakan kepada Ajat.

Saat dikejar, pengemudi mobil sewaan sempat mengaku anggota TNI dan menodongkan senjata api ke arah korban.

Meski ditodong senjata api, pengejaran terhadap mobil sewaan tetap dilakukan. Korban dan pelaku bertemu kembali di rest area KM 45 Tol Tangerang-Merak lalu terjadilah penembakan.

TNI ikut bergerak mengejar pelaku penembakan rental mobil karena peristiwa ini diduga melibatkan prajuritnya.

Sementara itu, proses hukum kasus bos rental tewas ditembak ditangani Polresta Tangerang.

TNI janji tindak prajurit yang terlibat penembakan di rest area Tol Tangerang-Merak

Kabar bahwa ada prajurit TNI yang ditangkap terkait penembakan di rest area Tol Tangerang-Merak bermula dari Komandan Pusat Polisi Militer TNI, Mayjen Yusri Nuryanto. Ia mengatakan, prajurit tersebut sudah dibawa ke Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Puspomal). Namun, ia tidak menjelaskan secara rinci kronologi penangkapan, identitas prajurit TNI yang ditangkap, termasuk motif penembakan.

“Pelaku sudah diamankan,” ujar Yusri dikutip dari Antara, Jumat (3/1/2025).

Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto juga sudah mengonfirmasi bahwa prajuritnya ditangkap usai diduga terlibat penembakan di rest area Tol Tangerang-Merak. Ia mengatakan, prajurit tersebut akan diproses secara hukum dan ditindak sesuai hukum yang berlaku jika terbukti bersalah. Namun, Agus tidak menjelaskan, apakah prajurit yang diringkus adalah pelaku penembakan bos rental mobil.

“Apabila terbukti bersalah, akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” kata Agus dikutip Jumat (3/1/2025).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pandeglang Iptu Alfian Yusuf mengonfirmasi, satu orang yang terkait dengan penembakan di rest area Tol Tangerang-Merak sudah ditangkap. Ia adalah Ajat Sudrajat, pihak yang pertama kali menyewa mobil yang disewakan korban.

Alfian menjelaskan, Ajat diringkus di kontrakan saudaranya di wilayah Bitung, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Meski begitu, ia tidak menjelaskan kronologi dan di mana lokasi penangkapan Ajat. Alfian hanya menyampaikan, Polres Pandeglang akan menyerahkan Ajat ke Polresta Tangerang karena kasus bos rental mobil tewas ditembak ditangani oleh Polresta Tangerang.

Ajat akan diperiksa lebih lanjut terkait keterlibatannya dalam kasus tersebut.

“Betul, AS adalah orang atas nama si penyewa mobil rental tersebut,” ujar Alfian, Jumat (3/1/2025).

Menolak Bantu Korban Kapolsek Diperiksa Propam

Sementara itu kepada Bergelora.com di Jakarta dilaporkan, Kapolsek Cinangka, AKP Asep Iwan Kurniawan bersama anggotanya diperiksa Unit Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Cilegon. Mereka diperiksa setelah dituding tidak memberikan bantuan kepada pemilik rental mobil berinisial IA (48) yang tewas ditembak di rest area KM 45 Tol Tangerang-Merak pada Kamis (2/1/2025) pukul 04.30 WIB.

Korban penembakan Tangerang tewas setelah ia bersama anaknya berinisial AMN dan teman-temannya mengejar mobil sewaan yang dibawa kabur.

Sebelum tewas, IA bersama teman-temannya sempat meminta bantuan ke Polsek Cinangka untuk mengejar pihak yang membawa mobil sewaan karena pelaku sempat menodongkan senjata api ketika dikejar.

Namun, AMN mengaku, Polsek Cinangka menolak memberikan bantuan sehingga korban dan teman-temannya mengejar mobil tanpa bantuan polisi.

Kasi Humas Polres Tangerang, AKP Sigit Darmawan mengatakan, pemeriksaan terhadap Asep dan anggotanya terkait kasus penembakan di Tangerang sudah berlangsung sejak Kamis (2/1/2025) sore.

“Iya dengan terjadinya berita viral, Kapolsek berikut anggota diminta keterangan klarifikasinya oleh Unit Propam Polres Cilegon,” ujarnya, Jumat (3/1/2025).

“Pemeriksaannya dari kemarin dan tadi pagi juga masih diperiksa untuk dimintai keterangan klarifikasinya,” tambahnya.

Setelah kasus penembakan di Tangerang mencuat, Asep mengatakan, pihaknya tidak menolak permintaan untuk mendampingi pengejaran mobil sewaan. Asep berdalih, pihaknya ingin memastikan kondisi sudah aman sebelum bertindak karena menyangkut keselamatan semua pihak.

“Itu narasi bahwa menolak pendampingan tidak benar. Kami hanya memastikan kondisi aman sebelum bertindak,” ujar Asep ,

Berdasarkan kronologi versi polisi, awalnya Polsek Cinangka menerima kedatangan tiga orang yang merupakan tim dari usaha rental mobil milik korban pada Kamis (2/1/2025) pukul 01.00 WIB. Baca juga:

Pada saat itu, tim rental yang datang mengaku dari pihak leasing yang ingin mengejar mobil. Polisi kemudian meminta dokumen kendaraan yang akan dikejar, tapi mereka tidak bisa menunjukkan. Setelah itu, polisi menyarankan agar tim rental untuk membuat laporan resmi, tapi mereka pergi dengan alasan mengambil dokumen. Tim rental tidak kembali setelah diminta membuat laporan resmi.

Beberapa saat setelahnya, polisi menerima informasi ada penembakan di rest area KM 45 Tol Tangerang-Merak.

“Saya turut prihatin atas peristiwa ini,” ujar Asep.

Sementara itu, anak pemilik rental mobil yang tewas, AMN mengatakan, polisi yang berjaga di Polsek Cinangka tidak mau memberikan pendampingan. Polisi sebenarnya sempat menghubungi Asep selaku Kapolsek Cinangka untuk keperluan konfirmasi ketika tim rental datang. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil sehingga tim rental memutuskan pergi dari Polsek Cinangka untuk mengejar sendiri mobil yang dibawa kabur.

“Setelah kita sowan ke Polsek, ternyata yang jaga enggak mau bantu kita untuk pendampingan,” ujar AMN.

Selain menewaskan, pemilik rental mobil, kasus penembakan di rest area KM 45 Tol Tangerang-Merak juga melukai teman korban berinisial R (59).

Dari hasil olah TKP, polisi menemukan barang bukti berupa lima selongsong peluru 9 mm merek Luger dan satu unit mobil warna oranye. Kasus penembakan di Tangerang saat ini masih diselidiki oleh Polreta Tangerang. Pelaku yang diduga berjumlah empat orang juga diburu. (Web Warouw)

Related Articles

Stay Connected

22,949FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,800PelangganBerlangganan

Latest Articles