Kamis, 1 Oktober 2026

MENDADAK NIH..! Reshuffle Kabinet, Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri Gantikan Listyo Sigit Prabowo

JAKARTA – Jenderal Suyudi Ari Seto resmi dilantik menjadi Kapolri oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana, Jakarta, pada Senin (1/10/2026) dikutip Bergelota.com. Suyudi resmi menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang juga dilantik menjadi Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) pada hari yang sama.

Komjen Wahyu Hadiningrat juga dilantik sebagai Wakapolri menggantikan Komjen Dedi Prasetyo

“Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dan dengan penuh rasa tanggung jawab. Bahwa saya akan menjunjung tinggi Tribrata dengan sebaik-baiknya,” kata Suyudi mengikuti ucapan Prabowo, Senin.

Selepas membacakan sumpah jabatan, Suyudi dan Wahyu juga menandatangani berita acara di hadapan Prabowo.

Dengan pelantikan ini, Suyudi resmi menyandang pangkat jenderal atau bintang empat yang disematkan langsung oleh Prabowo.

Profil Jenderal Suyudi

Sebelum dilantik menjadi Kapolri, Suyudi Ario Seto merupakan perwira tinggi Polri yang dipercaya menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).

Ia lahir di Pandeglang, Banten, pada 14 Juli 1973. Suyudi sendiri merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1994.

Dalam perjalanan pendidikannya, ia juga menempuh studi di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2003 dan Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri pada 2018.

Karier Suyudi Ario Seto di Polri berlangsung di berbagai bidang, terutama pada fungsi reserse dan kriminal.

Sejumlah posisi strategis pernah diembannya, baik di tingkat kepolisian daerah maupun markas besar Polri.

Namanya pernah menjabat sebagai Kanit II Resmob Polda Metro Jaya, Kapolsek Metro Pasar Minggu, serta Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan. Kariernya berlanjut dengan sejumlah penugasan lainnya, termasuk memimpin unit Jatanras Polda Metro Jaya.

Suyudi juga pernah menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota dan Polres Metro Jakarta Barat, serta Kanit Resmob Bareskrim Polri.

Selain bertugas di bidang reserse, Suyudi juga pernah dipercaya sebagai Kapolsek Metro Tanah Abang.

Ia kemudian memimpin sejumlah kepolisian resor, di antaranya Polres Majalengka, Polres Bogor, dan Polres Metro Jakarta Pusat.

Jabatan strategis di tingkat kepolisian daerah kemudian dipercayakan kepadanya. Pada 2023, Suyudi Ario Seto menjabat sebagai Wakapolda Metro Jaya. Setahun berikutnya, ia dipercaya menjadi Kapolda Banten.

Puncak penugasan Suyudi Ario Seto di lingkungan Polri berlanjut ketika ia dipercaya memimpin Badan Narkotika Nasional (BNN). Suyudi resmi dilantik sebagai Kepala BNN oleh Presiden Prabowo Subianto pada 25 Agustus 2025.

Prosesi pelantikan berlangsung di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.

Pada Kamis (1/10/2026), Prabowo mengirim surat presiden (surpres) kepada DPR yang mengusulkan nama Suyudi menjadi calon Kapolri. Hari yang sama, Komisi III DPR langsung menggelar fit and proper test hingga menyepakati nama Suyudi menjadi calon Kapolri.

Selang beberapa jam setelah proses di DPR, Suyudi resmi mengemban jabatan sebagai Kapolri usai dilantik pada Kamis (1/10/2026) siang.

Komjen Wahyu Hadiningrat Jadi Wakapolri Baru

Bersamaan dengan itu Komjen Wahyu Hadiningrat dilantik sebagai Wakapolri oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Wahyu menggantikan Komjen Dedi Prasetyo, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakapolri pada era Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Presiden RI (Keppres) Nomor 96 dan 97 tentang pengangkatan Kapolri dan Wakil Kapolri (Wakapolri).

Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Presiden RI (Keppres) Nomor 96 dan 97 tentang pengangkatan Kapolri dan Wakil Kapolri (Wakapolri).

Nama Wahyu Hadiningrat akan mendampingi Komjen Suyudi Ario Seto yang juga dilantik sebagai Kapolri.

Profil Komjen Wahyu Hadiningrat

Komjen Wahyu Hadiningrat dilantik sebagai Wakapolri oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, pada Kamis (1/10/2026). (Ist)

Komjen Wahyu Hadiningrat merupakan salah satu perwira tinggi Polri yang memiliki pengalaman panjang di berbagai bidang penugasan.

Ia lahir di Bandung, Jawa Barat, pada 4 Juni 1970, dan merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1992.

Sepanjang kariernya di Polri, Wahyu Hadiningrat pernah menangani sejumlah tugas penting. Salah satunya terkait penanganan kasus Bom Bali II pada 2005.

Selain berkarier di lingkungan Polri, Wahyu Hadiningrat juga pernah mendapat penugasan di Badan Intelijen Negara (BIN). Pengalamannya tersebut turut melengkapi rekam jejaknya dalam bidang intelijen dan keamanan.

Di lingkungan Polri, Wahyu pernah dipercaya menduduki sejumlah jabatan strategis. Ia antara lain pernah menjabat sebagai Asisten Perencanaan dan Anggaran (Asrena) Kapolri. Wahyu Hadiningrat juga pernah mengemban tugas sebagai Wakapolda Metro Jaya pada periode 2018 hingga 2020. Jabatan tersebut menjadi salah satu posisi penting dalam perjalanan karirnya di kepolisian.

Kariernya terus berkembang hingga Wahyu dipercaya menduduki posisi Asisten Utama Bidang Perencanaan dan Anggaran (Astamarena) Kapolri.

Ia mulai menjabat sebagai Astamarena Kapolri sejak September 2024. Posisi tersebut menjadi salah satu jabatan strategis yang diembannya sebelum kemudian dipercaya untuk menduduki jabatan sebagai Wakapolri. (Web Warouw)

Related Articles

Stay Connected

22,949FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,900PelangganBerlangganan

Latest Articles