Rabu, 29 April 2026

WADUH…! Hermawanto, SH: Perbedaan Warna Baju Saat Coblosan Hilangkan Azas Kerahasiaan

Hermawanto, SH, Koordinator Gerakan Tolak Warna Baju. (Ist)

JAKARTA- Saat ini para Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden telah melakukan himbauan penggunaan warna baju putih untuk pemilih 01 dan warna baju biru untuk pemilih 02, yang digunakan saat hari pencoblosan 17 April 2019.

“Sebagai metode kampanye, penggunaan warna baju memang efektif, mempertegas status dan pilihan politik para pemilih dan dapat digunakan untuk mengukur elektabilitas para calon, namun hemat kami cara pembedaan dengan warna baju, sangat tidak tepat dilakukan saat hari pemilihan,”  hal ini ditegaskan oleh Hermawanto, SH, Koordinator Gerakan Tolak Warna Baju

Menurutnya, hal ini dikarenakan, hari pemilihan bukan waktunya untuk kampanye, dan perbedaan warna yang mencolok yang menunjukkan perbedaan pilihan politik dapat berpotensi terjadinya konflik di masyarakat.

“Padahal seharusnya, saat hari pemilihan semua orang bisa hadir dengan santai, damai dan menikmati pesta demokrasi dengan sukaria,” ujarnya.

Perbedaan warna baju yang telah menunjukkan pilihan politiknya juga berdampak pada hilangnya kerahasiaan pilihan politik para pemilih dan juga bisa berdampak pada intimidasi pada pemilih yang berbeda pada mayoritas pemilih di wilayah tertentu, yang pada akhirnya dapat menggangu perasaan pemilih saat pemilu, tidak lagi merasa pemilu itu jujur, bebas dan rahasia.

“Oleh karena itu, kami menolak warna baju putih maupun warna baju biru saat hari pemilihan. Kami menghimbau kepada masyarakat untuk menggunakan saja baju Batik yang merupakan baju nasional, menunjukkan kebhinekaan bangsa kita. Mari kita gunakan hak pilih saat pemilu, untuk Bangsa dan Negara kita,” ujarnya. (Web Warouw)

Related Articles

Stay Connected

22,949FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,900PelangganBerlangganan

Latest Articles