Kamis, 23 April 2026

AWAS LUPA….! Presiden Jokowi: Tugas Birokrasi Pastikan Manfaaat Dirasakan Rakyat

Joko Widodo (Jokowi) saat disumpah sebagai Presiden RI 2019-2024 oleh MPR-RI, Minggu (20/10). (Ist)

JAKARTA- Dalam pidato awal masa jabatanya dihadapan Sidang MPR RI, Minggu (20/10), Presiden Jokowi  menegaskan bahwa mendobrak rutinitas adalah satu hal. Sedangkan meningkatkan produktifitas adalah hal lain yang harus menjadi prioritas. Oleh karenanya jangan lagi berorientasi pada proses tetapi pada hasil yang nyata. Hal ini disampaikan setelah dirinya bersumpah dan dilantik MPR-RI menjadi Presiden RI Periode 2019-2024.

“Tugas kita bukan membuat dan melaksanakan kebijakan tetapi membuat masyarakat menikmati pelayanan, menikmati pembangunan,” tegasnya.

Menurutnya, birokrasi sering melaporkan program, serapan anggaran yang telah dibelanjakan dan akuntabilitas telah selesai.

“Tapi kalau ditanya apakah programnya telah terlaksana, setelah dicek dilapangan dan ditanya kerakyat, masyarakat belum menerima manfaat, rakyat belum merasakan hasilnya,” ujarnya.

Presiden Jokowi mengingatkan bahwa, yang utama itu bukan proses tetapi yang utama adalah hasilnya. Cara mengeceknyanya juga mudah.

“Lihat saja ketika mengirim pesan melalui SMS atau WA. Ada tanda sent artinya terkirim. Ada tanda delivered artinya telah diterima. Tugas kita menjamin delivered bukan hanya menjamin sent,” jelasnya.

“Saya tidak mau birokrasi pekerjaannya hanya sending-sending saja. Saya minta dan akan saya paksa bahwa tugas birokrasi adalah ‘making delivered’. Menjamin ada manfaaat yang dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Sebelumnya Presiden mengingatkan, dunia yang penuh resiko dan dinamis serta kompetitif harus dikembangkan cara dan nilai-nilai baru.

“Agar Jangan terjebak dalam rutinas yang monoton. Inovasi bukan hanya pengetahuan tetapi juga budaya,” tegas Jokowi.

Presiden menyampaikan cerita ketika 5 tahun lalu dirinya mengundang pejabat dan masyarakat dalam halal bil Halal, protokol memintanya berdiri dititik tertentu.

“Pada tahun kedua protokol kembali meminta saya berdiri dititik yang sama. Saya bisik-bisik ke Mensesneg, pak ayo kita pindah lokasi berdiri.  Kalau tidak ini akan menjadi kebiasaan dititik itu lagi. Dan itu dianggap sebagai aturan. Kalau diteruskan akan jadi undang-undang. Ini yang namanya monoton dan rutinitas,” jelas Presiden Jokowi.

Hadiri Pelantikan

Kepada Bergelora.com dilaporkan Pelantikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin untuk periode 2019-2024 di Gedung MPR Jakarta, Minggu (20/10) dihadiri oleh 689 anggota MPR-RI. Acara ini juga dihadiri oleh Presiden RI ke V, Megawati Soekarnoputri dan Wakil Presidennya Hamzah Haz dan Presiden RI Ke VI, Soesilo Bambang Yudhoyono Wakil Presidennya Boediono. Para pimpinan 10 partai politik juga hadir dalam perhelatan ini.

Hadir juga Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno yang menjadi rival dalam kontestasi Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2019 beberapa waktu lalu.

Nampak hadir Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) juga terlihat hadir diantara tamu yang hadir di Gedung MPR-RI. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini duduk tepat dibelakang anak-anak Presiden Jokowi.

Pelantikan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin dihadiri sejumlah pemimpin negara sahabat diantaranya Sultan Brunei Darussalam Sultan, Hassanal Bolkiah; Perdana Menteri Australia, Scott Morrison; Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong; Perdana Menteri Kamboja, Y.M. Hun Sen; dan Raja Eswatini III.

Hadir juga, Wakil Presiden China, Wang Qishan; Wakil Presiden Sosialis Vietnam, Đặng Thị Ngọc Thịnh; Wakil Presiden Myanmar, Henry Van Thio.

Beberapa utusan khusus antara lain, Utusan Khusus Presiden Republik Korea, Noh Young-min; Utusan Khusus Presiden Filipina, Theodoro Locsin; Utusan Khusus Perdana Menteri Jepang, Nakayama Norihiro.

Kemudian Utusan Khusus Presiden Persatuan Emirat Arab, Y.M. Sheikh Nahyan Mabarak Al Nahyan; dan Utusan Khusus Presiden Amerika Serikat, Hon. Elaine L. Chao. (Web Warouw)

Related Articles

Stay Connected

22,949FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,900PelangganBerlangganan

Latest Articles