Sabtu, 25 April 2026

BURUAAAN….! Amerika Serikat Ingin Perluas Investasi dan Tingkatkan Perdagangan Dengan Indonesia

Duta Besar AS di Jakarta, Joseph R. Donovan . (Ist)

JAKARTA: Sebagai negara berkembang, Indonesia membuka lebar peluang investasi kepada negara-negara sahabat. Amerika Serikat (AS) merupakan salah satu investor terbesar di Indonesia, dengan nilai investasi mencapai 38,7 miliar dolar Amerika Serikat atau setara dengan sekitar Rp 545 triliun dalam kurun waktu 2014 – 2017.

Duta Besar AS di Jakarta, Joseph R. Donovan mengatakan, AS ingin meningkatkan kerjasama ekonomi dengan Indonesia dibidang investasi dan perdagangan, terlebih dengan adanya dukungan dari presiden Joko Widodo.

“Kami ingin berinvestasi lebih di Indonesia dan presiden Joko Widodo berpesan agar adanya penyederhanaan regulasi dan membuka kesempatan lebih besar bagi pembangunan SDM,” ujar Donovan ketika dikonfirmasi, Rabu (20/11) di Jakarta.

Donovan menjelaskan, langkah lain dalam menarik minat calon investor AS berinvestasi di Indonesia, adalah dengan penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Investasi AS – Indonesia pada 21 November mendatang.

“Kamis nanti akan ada KTT di Jakarta, sebagai upaya mendorong investasi pihak swasta AS di Indonesia yang adil, keuntungan bersama, dan mematuhi peraturan hukum kedua negara. Nanti juga dari pihak pemerintah AS, akan turut hadir pejabat tinggi sektor swasta AS bagi kerjasama investasi di luar negeri,” imbuhnya.

Menurut Donovan, investor AS memiliki ketertarikan berinvestasi disektor energi, infrastruktur, kesehatan, dan teknologi.

“20 pebisnis eksekutif datang bersama Mendag Wilbur Ross, ke Jakarta, usai menghadiri Forum Bisnis Indo-Pasifik di Bangkok, Thailand, beberapa waktu lalu. Dimana beliau menyatakan bahwa ketertarikan AS untuk berinvestasi di Indonesia yaitu dibidang infrastruktur, energi, kesehatan, dan teknologi,” ungkap Donovan.

Donovan menambahkan, Indonesia dinilai penting memiliki “dubes terbaik” sebagai upaya mendorong minat investor AS menanamkan modalnya adalah dengan memperlakukan investor AS dengan secara adil.

“Menurut pendapat saya “dubes” terbaik yang dapat Indonesia memiliki sebagai upaya menarik minat investor AS, adalah pemerintah Indonesia memperlakukan semua perusahaan AS di Indonesia dengan baik. Jika mereka percaya bahwa diperlakukan dengan adil, maka ada kesempatan baik bagi mereka. Maka itu akan menjadi “dubes”terbaik bagi Indonesia dalam upaya mendorong minat investor AS,” paparnya.

Dibagian lain Donovan menerangkan, AS dan Indonesia menargetkan adanya peningkatan volume perdagangan menjadi dua kali lipat dari perolehan yang ada saat ini.

“Kami menargetkan untuk meningkatkan nilai perdagangan dengan Indonesia dua kali lipat dari 30 miliar USD menjadi 60 miliar USD pertahun. Dan itu juga merupakan target dari pemerintah kedua negara,” ujar Donovan lagi.

Sedangkan, terkait kemampuan dan keterampilan SDM yang menjadi pesan presiden Joko Widodo, Donovan memastikan perusahaan-perusahaan AS berperan serta dalam memberikan pelatihan bagi para karyawan.

“Terkait dengan pembangunan SDM, kami memastikan bahwa perusahaan-perusahaan AS berperanserta dalam hal tersebut. Yaitu, dengan memberikan pelatihan kepada para karyawan Indonesia bagi pengembangan kemampuan diri dan teknologi,” tutupnya.

Kepada Bergelora.com dilaporkan, sementara itu, AS mengklaim merupakan negara investor terbesar di kawasan Indo-Pasifik dengan nilai investasi ditahun 2018 lebih dari 271 miliar dolar Amerika Serikat. Hal itu menjadikan AS sebagai investor terbesar mengalahkan Jepang maupun Tiongkok di kawasan Indo-Pasifik. (Enrico N. Abdielli)

Related Articles

Stay Connected

22,949FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,900PelangganBerlangganan

Latest Articles