JAKARTA – Media masa diharap tidak menyebarkan berita yang tidak valid sehingga menimbulkan kepanikan dimasyarakat. Adalah tidak benar dikabarkan Paus Fransiskus sakit karena virus Corona. Hal ini disampaikan oleh Romo Benny Susetyo, dari Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI) kepada Bergelora.com di Jakarta, Minggu (1/3) meluruskan isu kesakitan Paus Fransiskus di Vatikan yang dihubungkan dengan virus Corona yang merebak di Italia belakangan ini.
“Tidak benar Paus sakit karena Corona. Paus memang sakit karena kelelahan. Media jangan mudah mensadur berita dari luar yang sumbernya tidak jelas,” tegas Romo Benny.
Ia mengingatkan Paus jatuh sakit setelah sehari sebelumnya bercengkerama dengan banyak orang yang memakai masker.
Soal judul Paus sakit Corona, menurutnya kemungkinan besar wartawan terkait pengen cepet-cepet tayang berita heboh, karena sebelumnya berita ini heboh duluan di Reddit. Buat yang belum tahu, Reddit itu semacam platform forum terbuka yang isinya sering dikutip agen berita besar dari seluruh dunia. cuma disini diblokir.
“Masalahnya, sumber berita awal itu dari situs berita ecek-ecek Hati dalam pemberitaan karena bisa menyesatkan banyak orang. Penting sekali media online mencerdaskan publik bukan malah menciptkan malapetaka. Pemberitahan Paus kena Corona tidak punya dasar dan fakta,” ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, pemimpin Gereja Katolik, Paus Fransiskus, dan dua pembantunya dinyatakan positif terjangkit virus corona (Covid-19). Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh pihak Vatikan, sebagaimana diberitakan MCM News, Sabtu (29/2/2020). Hal ini dilaporkan dalam https://m.wartaekonomi.co.id/berita274440/corona-menggila-di-italia-paus-fransiskus-dan-dua-pembantunya-positif-terjangkit-covid-19
Paus Fransiskus dan dua pembantunya sudah dikarantina dan mendapat perawatan medis di dekat Santa Marta, hotel di Vatikan.
Diberitakan sebelumnya, Paus Fransiskus terpaksa batal tampil pada acara Misa di Roma seperti yang direncanakan karena “sedikit sakit”. Hal itu dilaporkan New York Post mengutip pernyataan dari Vatikan di saat virus corona tengah mengganas di Italia. (Web Warouw)

