Kampung Susun Aquarium adalah legacy Pa Prabowo 08, bukan Anies. Zeng Wei Jian sebagai salah satu pelaku pendampingan rakyat setempat memastikannya kepada pembaca Bergelora.com. (Redaksi)
Oleh: Zeng Wei Jian
Ahok semakin pede. Penggusuran Kampung Pulo sukses. Permintaan ganti rugi ditolak. Warga bakar backhoe.
Kalijodoh fucking centre ditarget. Satpol PP, Polisi, dan Tentara turun. Penguasa lokalisasi dipenjara. Sukses lagi. Tidak ada ganti rugi.
Kampung Aquarium is the next target. Tanggal 14 April 2016 eksekusi dirilis. Listrik & air sudah diputus. Taktik perang. Ratna Sarumpaet diamankan petugas.
Motif penggusuran; revitalisasi tata kota, keindahan, preservasi cagar budaya dan solusi flooding. Pemda sediakan rusun. Tidak ada kompensasi, ganti rugi atau uang kerohiman. Ahok bersikeras itu tanah negara.
Walikota Rustam Effendi eksekutor penggusuran Kalijodoh & Kampung Aquarium. Hobi main golf. Ahok menilai dia ngintrik, nir prestasi & main politik.
Rustam Effendi baper & resign. Jadi pengangguran. Nongkrong di Pasar HWI bersama owner Mr Chen Yi Jing alias Chandra Suwono orang Hippi (Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia). Langkah antara melobi Paslon Anies-Sandi. Sekarang Rustam Effendi menjabat Walikota Jakarta Barat.
Ada 387 KK di Kampung Aquarium. Sebagian besar pindah ke Rusun Kapuk, Marunda dan Rawa Bebek.
Yang tolak relokasi tinggal di perahu & ditampung Masjid Kramat Luar Batang.
Kampung Aquarium dihapus dari peta. Puing batako, asbes pecah, dolken patah, serpihan genteng berserakan. Mirip Allepo pasca dibombardir tentara Rusia dan Hiroshima nuclear wasteland.
Ahok resign dari Partai Gerindra pasca resmi menjadi Plt Gubernur. Tidak bisa lagi dikendalikan. Penggusuran dengan kekerasan terus dilakukan. Pa Prabowo dan pimpinan partai elus dada.
Pa Prabowo kirim tenda tentara ke Kampung Aquarium. Tiap bulan beri bantuan beras. Bendera Partai Gerindra berkibar-kibar diterpa deru angin laut.
Ahok meledek, “Entar juga ga tahan. Bakal pindah sendiri atau pergi”.
Habiburokhman Wakil Ketua Umum Partai Gerindra menginstruksikan saya; Bela rakyat kecil, Masuk Kampung Aquarium & mainkan.
Pelan tapi pasti perlawanan pudar. Aktivis nyerah. Perlawanan distigma aliran keras dan rasis. Hanya Ahmad Dhani, Ratna Sarumpaet & Said Iqbal yang berani datang pimpin upacara 17 Agustus di Kampung Aquarium.
Dharma Diani duduk sendiri di atas puing rumahnya. “Anda kan se-etnis dengan Ahok. Kenapa ke sini?” tanyanya dengan heran. Saya ketawa saja.
Malam gelap sekali. Tanpa listrik & air. Kesulitan ekonomi di rusun membuat warga kembali. Di atas bekas rumahnya, mereka coba merangkai serpihan triplex, kayu-kayu bekas, ambes pecah dan sisa-sisa apa saja. Jadilah bedeng-bedeng yang tak lebih bagus dari kandang ayam.
Air hujan menerobos masuk celah atap. Angin Monsoon menerbangkan atap fiber dan menghancurkan sendi-sendi pintu.
Perlawanan menggeliat lagi. Kampung Aquarium ditetapkan sebagai starting-fire. Sdr Wignyo Prasetyo (Ex PRD) dan Lieus Sungkharisma bikin Gerakan Long March menuju istana.
“Long march ke istana” berfungsi serupa “Serangan 6 jam ke Jogja”. Menyatakan kepada dunia; kita masi ada & melawan.
Adanya Non-muslim turun memperjuangkan warga akan membangkitkan spirit. Kalkulasi ternyata tepat. Mata publik mulai melihat. Donasi masuk. Kaum oportunis masuk di tikungan terakhir. Biarkan saja. Yang panen pun bukan kita. Tapi mereka yang dahulu menuding ini gerakan rasis militan.
Tiba-tiba saya harus ikut diklat ke Hambalang. Dari atas gunung, akses internet putus-putus, saya mengikuti tiap tahapan aksi. Perlawanan terus berproses.
Anies-Sandi dilantik. Kampung Aquarium masuk Program Community Action Plan 16 Kampung.
Pa Prabowo beri perhatian khusus. Beberapa kali dia ke Kampung Aquarium. Bendera Gerindra tetap berkibar sekalipun terkoyak angin & dimakan waktu.
Gubernur Anies Baswedan rilis instruksi: Bangun Shelter. Dalam waktu sehari, Walikota, Camat, Lurah dan Dinas meratakan tanah 1 hektar. Puing-puing dibersihkan. Akhirnya warga bisa hidup lebih layak.
Senin tanggal 17 Agustus 2020, Gubernur Anies Baswedan resmi memulai pembangunan Kampung Susun Aquarium.
Anggota Dewan Gembong Warsono mengecam. Alasannya; Itu zona merah. Melanggar Perda RDTR dan Zonasi. Kampung Aquarium yang dia Gusur Dibangun Lagi, Ahok menyatakan, “Kita Taat Konstitusi, Bukan Konstituen”.
Kampung Susun Aquarium dibangun sebagai “Fasilitas Pemda”. Bukan kategori hunian warga zona kuning. Thus tidak ada Perda yang dilanggar.
Ada aroma politik dalam manuver Kecaman terhadap Anies Baswedan & Program Kampung Susun Aquarium.
“Kampung Susun Aquarium adalah legacy Pa Prabowo 08,” kata Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Gerindra Syarif M.Si.

