Minggu, 1 Februari 2026

MANTAP NIH…! Hasilkan Triliunan Rupiah, Luhut Minta Pemerintah Biak Perluas Pasar Ekspor Perikanan Hingga ke China

JAKARTA- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan saat meresmikan ekspor komoditas perdana kelautan dan perikanan Biak Numfor secara virtual, Sabtu (28/08/2021) menyatakan bahwa ekspor komoditas kelautan dan perikanan Indonesia adalah salah satu yang terbesar di dunia.

Menurutnya, beberapa Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) mampu memproduksi hingga angka triliunan rupiah.

Dimana, salah satu yang mampu mencapai angka tersebut dimiliki oleh Kabupaten Biak Numfor Provinsi Papua.

Beberapa komoditas yang diekspor tersebut adalah kepiting dan lobster hidup, serta loin tuna dengan tujuan pengiriman, yaitu Singapura.

“Saya apresiasi sekali gebrakan dari Pemda Biak Numfor untuk melaksanakan ekspor ini, walaupun masih dalam kondisi Pandemi Covid-19. Potensi perikanan dari Biak ini, perlu kita manfaatkan sebaik-baiknya,” ujar Menko Luhut dari keterangannya pada Minggu (28/8).

Dikatakannya lebih lanjut, peluang ekspor ini juga didukung dengan keberadaan infrastruktur konektivitas berupa Bandara Frans Kaisiepo.

Hal ini menurutnya telah memberikan angin segar untuk ekspor komoditas perikanan langsung dari Biak ke negara tujuan ekspor di Asia yang lainnya.

Adapun target ekspor komoditas perikanan dari Biak Numfor ke Singapura ini sudah dicanangkan sejak Maret 2021 bersama Kota Tual.

“Ekspor komoditas kelautan dan perikanan dari Biak Numfor kali ini ada sebanyak 28 ton melalui pesawat kargo dari Sriwijaya Air. Ini adalah komitmen besar untuk maju dan bekerja sama untuk mewujudkan Indonesia yang tangguh,” kata Luhut.

Kepada Bergelora.com di Jakarta, dilaporkan, melalui ekspor perdana dari Biak Numfor ke Singapura ini, diharapkan terjadi peningkatan bukan hanya devisa negara, tetapi juga pendapatan daerah dan kesejahteraan nelayan.

Selain itu, Luhut juga mengingatkan agar selalu memperhatikan pemanfaatan komoditas kelautan dan perikanan secara berkelanjutan.

Di sisi lain, Ia juga ingin agar pengelolaan komoditas ekspor ini dijaga kualitas dan mutu produknya.

“Saya pesan kepada Pemerintah Biak Numfor dan lebih khusus Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap, untuk terus menjaga proses ekspor ini agar berjalan baik. Volume dan nilainya harus terus ditambah, tetapi dengan terus menjaga kualitas dari produknya,” tandasnya.

Terakhir, Luhut meminta agar kedepan Pemerintah Biak terus fokus mengembangkan pasar ekspor ke Hongkong, Jepang hingga China.

“Kita coba perlahan bersamaan dengan pembangunan infrastruktur pendukung, mulai rambah pasar baru seperti di Hong Kong, Tokyo di Jepang, dan Shenzen di RRT,” pungkasnya.

Menanggapi itu, Bupati Herry menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah melalui Menko Luhut terkait ekspor perdana ini.

“Terima kasih atas dukungan dari pusat dan juga kepada Menko Luhut yang mempercayakan ini pada kami. Kami akan jaga kualitas dan mutu dari ekspor kami ini,” ucap Bupati Herry berterima kasih pada Menko Luhut. (Enrico N. Abdielli)

Artikel Terkait

Stay Connected

342FansSuka
1,543PengikutMengikuti
1,120PelangganBerlangganan

Terbaru