JAKARTA- Pasukan Ukraina menargetkan sebuah rumah sakit di Novoaydar di Republik Rakyat Lugansk (LPR) menggunakan sistem peluncur roket multipel buatan AS HIMARS, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pada hari Sabtu (28/1). Sputnik melaporkan akibatnya, 14 orang tewas dan 24 lainnya terluka.
Wakil Perwakilan Tetap Rusia untuk PBB Dmitry Polyansky menyalahkan Amerika Serikat atas serangan Ukraina di sebuah rumah sakit di Donbass. Ia mengatakan bahwa penggunaan peluncur roket HIMARS diamini oleh Washington, yang membuktikan AS “terlibat langsung.”
Rumah sakit diserang roket HIMARS di Donbass:
“Kejahatan perang keji Ukraina lainnya 14 warga sipil tewas di rumah sakit oleh rudal yang dipasok AS. Dan seperti yang kita ketahui dari pejabat Ukraina, target HIMARS disetujui oleh Washington. Jadi itu membuat AS terlibat langsung. Pembayar pajak AS harus menyadari bagaimana uang mereka digunakan, “tweet Polyansky.
Kepada Bergelora.com di Jakarta dilaporkan pernyataannya datang hanya beberapa jam setelah Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan itu, yang terjadi pada 28 Januari di Novoaydar, sebuah kota yang terletak di Republik Rakyat Lugansk.
“Angkatan bersenjata Ukraina sengaja menghancurkan gedung rumah sakit dengan beberapa peluncur roket dari sistem HIMARS yang diproduksi oleh Amerika Serikat,” kata kementerian itu, menambahkan bahwa serangan itu menewaskan 15 orang dan melukai 24 lainnya, termasuk pasien dan staf rumah sakit.
Marinir AS dengan Resimen Marinir ke-10, Divisi Kelautan ke-2, menembakkan roket latihan jarak jauh dari Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi M142 selama Latihan Rolling Thunder 22-2 di Camp Lejeune, North Carolina, April. 4, 2022. (Web Warouw)

