Sabtu, 25 April 2026

KAPAN NIH…? Menperin Sebut Apple Akan Bikin Pabrik di Indonesia, Investasi Rp 15 Triliun

JAKARTA – Negosiasi investasi Apple di Indonesia, yang salah satunya untuk memuluskan kehadiran iPhone 16 series di Tanah Air, masih terus berjalan.

Kini, Apple disebut bersedia membangun pabrik di Indonesia sebagai bagian dari investasi senilai 1 miliar dollar AS (setara Rp 15,9 triliun). Hal ini diungkapkan oleh Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita baru-baru ini.

“Terkait iPhone, insya Allah mereka akan mengambil skema pertama, yaitu investasi fasilitas produksi,” kata Agus dalam Industrial Fest 2024, di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (4/12/2024), dikutip, Kamis (5/12/2024).

Sebelumnya, Apple menawarkan investasi senilai 10 juta dollar AS (sekitar Rp 157 miliar), karena iPhone 16 series belum mengantongi TKDN dan masih dilarang diperjualbelikan di Indonesia pada akhir Oktober lalu.

Dalam Permenperin 29/2017, disebutkan bahwa penghitungan TKDN dapat dilakukan menggunakan tiga skema, yakni pembuatan produk di dalam negeri atau membangun pabrik, pembuatan aplikasi di dalam negeri, dan/atau pengembangan inovasi di dalam negeri.

Rencana investasi Apple tersebut akan melibatkan perusahaan yang berinvestasi di pabrik yang memproduksi aksesori dan komponen di kota Bandung. Tak digubris pemerintah RI,

Apple pun menaikkan tawaran investasinya sebanyak 10 kali lipat menjadi 100 juta dollar AS pada akhir November lalu. Namun, proposal ini juga masih ditolak pemerintah RI karena dinilai belum adil untuk Indonesia.

Nah, pada awal Desember ini, pemerintah Indonesia meminta komitmen investasi Apple yang nilainya disebut mencapai 1 miliar dollar AS (sekitar Rp 15,9 triliun).

Menurut Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani komitmen investasi itu akan dinyatakan Apple secara tertulis pada pekan ini.

“Mudah-mudahan dalam waktu sepekan ini saya sudah mendapatkan komitmennya dari mereka, karena kami proaktif berbicara dengan mereka,” kata Rosan, Kamis (5/12/2024).

Jika deal, Menperin Agus pun menginginkan agar investasi Apple sebesar 1 miliar dollar AS itu direalisasikan dapat melalui skema investasi fasilitas produksi atau membangun pabrik di Indonesia. Apple pun disebut mau mewujudkan lewat skema pertama, yakni investasi fasilitas produksi.

Agus tidak merinci fasilitas produksi seperti apa yang diharapkan oleh pemerintah RI. Namun, jika dilihat, fasilitas produksi ini adalah bagian dari pabrik yang dibangun untuk melaksanakan aktivitas produksi.

Fasilitas produksi bisa meliputi mesin, peralatan, aliran bahan, dan pekerja. Perencanaan tata letak fasilitas produksi penting untuk memastikan kegiatan produksi berjalan lancar dan aman.

Beberapa contoh fasilitas produksi yang diperlukan adalah: Gudang penyimpanan bahan baku, Penyimpanan produk jadi, Research and Development Laboratory, Armada pengiriman, Kantor

Sejauh ini, Agus mengungkapkan bahwa kepastian mengenai skema, teknik, dan kawasan industri yang akan diarahkan mengenai investasi Apple sebesar 1 miliar dollar AS masih perlu dikoordinasikan lebih lanjut.

“Nanti kami akan membantu sedemikian rupa agar investasi Apple bisa berjalan baik dan lancar seperti yang disepakati, sehingga Apple bisa tumbuh dengan baik di Indonesia dengan menghadirkan fasilitas produksi atau pabrik,” kata Agus.

Kepada Bergelora.com di Jakarta dilaporkan, ia menegaskan langkah Apple yang akhirnya berinvestasi sebesar 1 miliar dolar AS ke Indonesia mencerminkan bahwa pemerintah sangat mengedepankan prinsip berkeadilan. (Enrico N. Abdielli)

Related Articles

Stay Connected

22,949FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,900PelangganBerlangganan

Latest Articles