JAKARTA – Massa yang tergabung dalam kelompok Emak Muda Bersatu menggelar aksi di kawasan Monas, Jalan Medan Merdeka Selatan, dikutip Bergelora.com di Jakarta, Senin (22/6/2026).
Dalam aksinya hari ini, Emak Muda Bersatu menyuarakan delapan poin penting.
Poin pertama yang disuarakan adalah mendesak percepatan pembahasan dan pengesahan Undang-Undang Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Kami mendukung program MBG karena menyangkut masa depan generasi Indonesia. Program ini harus memiliki landasan hukum yang kuat agar pelaksanaannya semakin baik, tepat sasaran, dan berkelanjutan,” kata Koordinator Lapangan (Korlap), Dewi dalam orasinya di Jakarta, Senin
Poin kedua yang disampaikannya adalah mendesak percepatan pengesahan Undang-Undang Perampasan Aset Koruptor.
Ketiga, mendukung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Kelompok massa aksi tersebut berharap program KDMP bisa menjadi sarana bagi masyarakat kecil, pelaku usaha mikro, kecil, dan mennegah (UMKM), petani, nelayan, dan ibu rumah tangga untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga.
Keempat, massa aksi juga menyatakan dukungan pada program Sekolah Rakyat.
Mereka menilai, program tersebut memberikan keempatan belajar bagi anak dari keluarga kurang mampu yang membutuhkan akses pendidikan layak.
Kelima, Emak Muda Bersatu juga mendukung percepatan ketahanan pangan nasional dan Proyek Strategis Nasional.
Menurut mereka, ketersediaan pangan dan pembangunan infrastruktur merupakan kebutuhan penting bagi masa depan Indonesia sehingga harus dikawal dan dipercepat.
Keenam, kelompok tersebut juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan bangsa serta melawan segala bentuk provokasi.
Ketujuh, massa aksi mendesak Presiden Prabowo Subianto mengevaluasi serta mengganti menteri atau wakil menteri yang tidak menunjukkan kinerja maksimal sesuai harapan rakyat.
Kedelapan, Emak Muda Bersatu menyatakan dukungan terhadap keberlanjutan kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming.
Dewi selaku koordinator lapangan menyatakan, pihaknya melalui aksi hari ini ingin menyampaikan, para ibu muda tidak hanya mengurus keluarga, tetapi juga peduli terhadap arah pembangunan bangsa.
“Kami berharap pemerintah mendengar suara rakyat dan terus mempercepat program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya. (Web Warouw)

