Kamis, 13 Juni 2024

Badroedin Diminta Hentikan Kekerasan Pada Aktivis

PALU- Pelaksana tugas (Plt) Kapolri Komjen Badroedin Haiti yang menggantikan Jenderal Sutarman diminta untuk segera menghentikan berbagai kekerasan yang dilakukan pada aktivis yang berjuang membela rakyat yang berhadapan dengan perampasan tanah di seluruh tanah air. Hal ini disampaikan oleh Eva Susanti Bande dalam surat terbukannya kepada Kapolri yang diterima Bergelora.com di Palu, Sabtu (17/1).

 

“Hentikan segala pendekatan yang ber”aroma” represif-militeristik terhadap penanganan konflik-konflik agraria. Sebaliknya, di tangan bapak sudah sepatutnya lah, penyelesaian konflik agraria diselesaikan dengan pendekatan dialogis dan menjunjung tinggi keadilan sosial-kemanusiaan,” ujarnya.

Dibawah ini surat terbuka aktivis yang mendapatkan grasi dari Presiden Joko Widodo, Eva Susanti Bande.

Yth,
Plt. Kapolri Badroedin Haiti.

Bapak Komjen Badroedin Haiti yang saya hormati. Dengan ditunjuknya bapak sebagai pelaksana tugas Kapolri menggantikan Jenderal Sutarman, dipastikan telah terjadi transisi kepemimpinan di tubuh Polri. 

Saya Eva Bande, menyampaikan tiga hal penting pada bapak: Pertama, Hentikan praktik kekerasan atau kriminalisasi terhadap aktivis agraria atau aktivis yang tengah atau telah dengan penuh suka cita membela hak-hak rakyat;

Kedua, Hentikan segala pendekatan yang ber”aroma” refresif-militeristik terhadap penanganan konflik-konflik agraria. Sebaliknya, di tangan bapak sudah sepatutnya lah, penyelesaian konflik agraria diselesaikan dengan pendekatan dialogis dan menjunjung tinggi keadilan sosial-kemanusiaan;

Ketiga, sebagai mantan Kapolda Sulteng, sudah sepatutnya bapak segera memproses secara hukum Menangkap Murad Husain pemilik PT KLS yang telah dilaporkan dengan sejumlah pelanggaran hukum akibat praktik perkebunan ilegal.

Karena praktiknya, tidak saja merambah kawasan SM. Bangkiriang tetapi juga telah menciptakan ketidakadilan yang panjang pada petani di Kec. Toili, Banggai, Sulteng.
Demikian Surat ini saya sampaikan, secara ringkas dan padat. Saya dan segenap aktivis agraria, berharap di tangan bapak, Polri dapat melakukan perubahan dalam penanganan konflik agraria.

Jakarta, 16 Januari 2015

Salam,
Eva Bande

Perombakan TB-1 dilakukan Jokowi pada Jumat (16/1) malam. Jokowi meneken dua Keppres sekaligus, yakni soal mempurnatugaskan Sutarman dan satu lagi Keppres untuk menunjuk Badrodin.

Ketika memberikan konferensi pers, Jokowi juga mengumumkan bahwa dia menunda pelantikan Komjen Budi Gunawan, yang telah disetujui DPR untuk diangkat sebagai Kapolri. Alasannya sang Jenderal saat ini tengah terbelit masalah korupsi dan sudah ditetapkan pula sebagai tersangka oleh KPK. (Lia Somba)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

342FansSuka
1,543PengikutMengikuti
1,100PelangganBerlangganan

Terbaru