Senin, 15 April 2024

BAHAYA BANGET NIH..! Demam Berdarah Naik 400% di Brasil Setelah Nyamuk Rekayasa Genetik Buatan Bill Gates Ditebar

JAKARTA- Demam berdarah telah meningkat empat kali lipat di Brasil pada tahun 2024 setelah pelepasan jutaan nyamuk yang direkayasa genetika oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam ‘Program Nyamuk Dunia’. Global Reseach melaporkan dikutip Bergelora.com di Jakarta, Rabu (6/3).

Dalam lima minggu pertama tahun 2024, lebih dari 364.000 kasus infeksi demam berdarah telah dilaporkan, menurut kementerian kesehatan negara itu, yang 4x lebih besar dari kasus sebelumnya pada periode yang sama tahun 2023.

Lonjakan dramatis dalam kasus demam berdarah telah mendorong Brasil untuk membeli jutaan dosis vaksin demam berdarah.

The Guardian melaporkan, penyebaran demam berdarah yang cepat telah menyebabkan 40 kematian yang dikonfirmasi, kata kementerian itu, dan 265 lainnya sedang diselidiki.

Brasil telah membeli 5,2 juta dosis vaksin dengue Qdenga, yang dikembangkan oleh pembuat obat Jepang Takeda, dengan dosis 1,32 juta lainnya diberikan tanpa biaya kepada pemerintah, kata sebuah pernyataan kementerian.

Tiga negara bagian Brasil telah menyatakan keadaan darurat, termasuk negara bagian terpadat kedua, Minas Gerais, dan Distrik Federal, di mana ibukota, Brasília, berada dan menghadapi peningkatan infeksi yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Brasília akan mulai memvaksinasi anak-anak berusia 10-14 pada hari Jumat dengan Qdenga, kata pemerintah setempat pada hari Rabu.

Kasus demam berdarah di Brasília sejak awal tahun telah melampaui total untuk seluruh tahun 2023, dengan tingkat infeksi 1.625 kasus per 100.000 penduduk, dibandingkan dengan rata-rata nasional hanya 170.

Program Nyamuk Dunia dari PBB mengumumkan pada tahun 2023 sebuah rencana untuk melepaskan miliaran nyamuk yang diedit gennetikanya di Brasil selama periode 10 tahun dalam upaya untuk memberantas demam berdarah di negara itu.

“Pejabat kesehatan Brasil di lima kota telah melepaskan segerombolan nyamuk dipelihara di laboratorium. Nyamuk Aedes aegypti terinfeksi bakteri Wolbachia, akan mencegah penularan virus dengue ke manusia, ” demikian Bidang Kesehatan masyarakat Harvard melaporkan pada bulan Agustus 2023.

“Negara ini akan menjadi yang pertama meluncurkan program nasional untuk dirilisnya Nyamuk Wolbachia yang dimodifikasi, yang diperkirakan akan melindungi hingga 70 juta orang dari demam berdarah selama 10 tahun ke depan. Untuk itu dibangun pabrik untuk meningkatkan produksi nyamuk pada tahun 2024 ini yang akan memproduksi secara massal lima miliar nyamuk per tahun.”

Sekarang setahun setelah inisiatif nyamuk dimulai, kasus demam berdarah justru meningkat tajam.

Lebih khususnya, Program Nyamuk Dunia ini menerima hibah $ 50 juta dari Bill & Melinda Gates Foundation.

Yayasan Bill & Melinda Gates juga membiayai penelitian ke dalam vaksin demam berdarah.

Pemerintah Brasil membeli lebih dari 5 juta dosis Qdenga vaksin demam berdarah, diproduksi oleh produsen obat Jepang Takeda, yang juga menerima jutaan dolar dalam bentuk hibah dari Bill & Melinda Gates Foundation.

Dengan kata lain, uang Yayasan Bill Gates terlibat di semua sisi situasi, dari nyamuk yang diedit genetika,– yang tampaknya memperburuk krisis demam berdarah,– dan kepada perusahaan-perusahaan yang membiayai yang menyediakan vaksin demam berdarah sesuai permintaan ke Brasil. Untuk Tujuan Apa? (Web Warouw)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

342FansSuka
1,543PengikutMengikuti
1,100PelangganBerlangganan

Terbaru