Jumat, 7 Agustus 2026

TENTANG TUGAS SEORANG PEMIMPIN..! Prabowo Mengungkap Dua Tokoh Mentor Kepemimpinannya

JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto membeberkan dua sosok mantan gubernur yang menjadi gurunya dalam bernegara. Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam peluncuran buku ’10 Karya Nyata untuk Negeri: Setengah Abad Bahlil Lahadalia’ di Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026).

Dua tokoh yang dijadikan panutan oleh Presiden Prabowo adalah mantan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Ben Mboi dan mantan Gubernur Jawa Timur Muhammad Noer atau Cak Noer.

“Rumus bernegara yang saya dapat dari banyak mentor saya, banyak guru saya, antara lain ya saya sebut saja Pak Gubernur NTT ya kan, Ben Mboi (Aloysius Benedictus). Saya anggap guru saya, salah satu,” kata Prabowo dikutip Bergelora.com di Jakarta. .

Prabowo menjelaskan bahwa dari Ben Mboi, yang menjabat Gubernur NTT periode 1978–1988, ia mempelajari dua prinsip utama kepemimpinan: mencintai rakyat dan menerapkan akal sehat. Menurutnya, kebijakan penting seperti hilirisasi dan swasembada pangan berakar dari prinsip akal sehat tersebut.

“Menjadi pemimpin sebetulnya tidak rumit. Ingat dua hal beliau sampaikan kepada saya: Love your people, cintai rakyatmu, gunakan akal sehat. Jadi kebijakan itu akal sehat. Kebijakan hilirisasi, kebijakan swasembada, semua itu akal sehat,” ujar Prabowo.

Mantan Danjen Kopassus itu menambahkan bahwa setiap langkah politik yang bertumpu pada rasa cinta kepada masyarakat akan memberikan dampak nyata bagi kestabilan negara.

“Manakala keputusan yang kita ambil adalah didasari oleh cinta kepada rakyat dan akal sehat, kita tidak akan meleset. Hasilnya akan cepat kelihatan. Swasembada pangan sangat akal sehat.

Swasembada pangan itu sebetulnya sangat-sangat mendasar. Mereka yang tidak paham swasembada pangan, negaranya tidak aman,” ujar Prabowo.

Selain Ben Mboi, Prabowo mengenang petuah dari mantan Gubernur Jawa Timur periode 1967–1976, Cak Noer. Ia berkesempatan menerima pesan bermakna dari tokoh masyarakat Jawa Timur itu beberapa bulan sebelum wafat.

“Jadi, Saudara-saudara, mentor saya kedua, Gubernur Jawa Timur Pak Muhammad Noer, Cak Noer. Berapa bulan sebelum meninggal beliau cerita sama saya: ‘Prabowo, tugas pemimpin itu sebetulnya sederhana: Bekerja ben wong cilik iso ngguyu‘. Pemimpin bekerja agar orang yang paling lemah, orang yang kecil, orang yang paling miskin bisa senyum, bisa ketawa,” ujar Prabowo.

Menurut Prabowo, kebahagiaan masyarakat kelompok bawah menjadi tolok ukur utama keberhasilan pemerintah dalam memberikan harapan hidup yang lebih baik.

“Artinya, kalau orang yang sangat lemah, sangat tidak berdaya, bisa senyum dan ketawa, dia mulai punya harapan. Kita bekerja memberi harapan kepada rakyat kita yang paling tidak berdaya. Saya kira we will always be on the right track, kita akan selalu berada di jalan yang benar,” ujar Prabowo. (Calvin G. Eben-Haezer)

Related Articles

Stay Connected

22,949FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,800PelangganBerlangganan

Latest Articles