Kamis, 11 Agustus 2022

Dunia Perlu Deklarasi ‘Go Nuclear For Peace’ Di Bali

Oleh: Dr. Kurtubi

KEBIJAKAN Energi yang terang benderang SESAT yang diambil oleh Pemerintah Jerman dengan MEMBALIK 180 derajat Kebijakan Energi yang telah berjalan bertahun-tahun MEMBANGUN DAN MENGGUNAKAN PLTN diubah menjadi Kebijakan ANTI PLTN dan sudah MENUTUP sebagian PLTN nya, masih tersisa 3 PLTN.

Hal ini semata-mata karena ketakutan yang BERLEBIHAN dan tidak rational terhadap musibah PLTN Chernobyl di Ukraina dan musibah PLTN Fukushima di Jepang.

Perlu diketahui kedua PLTN tersebut menggunakan Teknologi PLTN GENERASI PERTAMA DAN GENERASI KEDUA. Kita tahu bahwa murid sekolah setingkat SMP sudah tahu bahwa semua jenis TEKNOLOGI yang ada di dunia ini terus BERKEMBANG. Termasuk teknologi otomotif dimana Jerman sendiri terkenal dengan mobil-mobil merk hebat seperti seperti Mercedes dan VW yang juga teknologinya terus berkembang menjadi tambah nyaman dan tambah aman. Mosok sih Pemimpin-pemimpin parpol yang berkuasa di Jerman tidak berfikir SESIMPEL ITU. Bahwa Teknologi PLTN itu juga berkembang … !

Saya berpendapat bahwa sekarang merupakan MOMENT yang sangat tepat bagi Presiden Jokowi sebagai Ketua Presidensi G20 yang KTT nya akan diselenggarakan di mBali Oktober 2022 ini untuk berkenan: MENDEKLARASIKAN “GO NUCLEAR FOR PEACE”.

Mengajak dunia untuk memanfaatkan dan membangun PLTN GENERASI TERBARU yang lebih aman dan lebih murah. Agar secara bersama-sama mewujudkan sunia yang BEBAS emisi karbon, SEKALIGUS mempercepat pemulihan dan mempercepat Pertumbuhan ekonomi dunia yang lebih tinggi guna tercapainya kemakmuran dan perdamaian bagi umat manusia.

Nuklir bukan untuk dimanfaatkan dan dikembangkan untuk persenjataan yang dapat memusnahkan peradaban.

Houston, 27 Juli 2022

* Penulis, Dr. Kurtubi, Ketua Kaukus Nuklir Parlemen 2014 – 2019

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

342FansSuka
1,439PengikutMengikuti
994PelangganBerlangganan

Terbaru