Senin, 15 April 2024

GAK ADA YANG SALAH..! TKN: Kebetulan Program Bansos Pas Mau Pemilu, Kebaikan Pak Jokowi Berdampak ke Prabowo-Gibran

JAKARTA – Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka angkat bicara soal keterkaitan program bantuan sosial (bansos) dari pemerintah dengan perolehan suara Prabowo-Gibran di pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran, Afriansyah Noor mengatakan, tidak ada kaitannya program bansos dengan pemenangan suara Prabowo-Gibran. Afriansyah mengatakan, bansos merupakan program pemerintah yang dilaksanakan rutin di pemerintahan Presiden Joko Widodo.

“Bansos tidak ada kaitannya dengan kami paslon 02, itu kan program pemerintah yang sudah dilaksanakan oleh Pak Jokowi. Kebetulan saja program ini bertepatan pas mau pemilu atau pileg dan pilpres,” kata Afriansyah saat dihubungi, Senin (26/2/2024).

“Tentunya dampak kebaikan Pak Jokowi yang selalu memperhatikan rakyatnya ini tentunya juga berbuat dan berdampak ke paslon 02 yang mana ada Mas Gibran dan Pak Prabowo, yang memang dekat dengan Pak Jokowi,” ujar Sekretaris Jenderal Partai Bulan Bintang (PBB) itu.

Afriansyah juga menyebutkan, masyarakat sudah tahu bahwa Prabowo dan Gibran orang baik dan peduli terhadap sesama. “Jadi mereka (masyarakat) pasti memilih Pak Prabowo dan Mas Gibran untuk jadi capres-cawapresnya,” ucap Afriansyah.

Selain itu, sebut Afriansyah, perolehan suara Prabowo-Gibran tinggi karena kerja keras TKN dan Prabowo-Gibran sendiri.

“Karena TKN kerja keras dengan semua pendukung,” kata Afriansyah.

Kepada Bergelora.com di Jakarta dilaporkan, terbaru, Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis hasil survei teranyar soal korelasi antara penerima bansos pemerintah dengan dukungan terhadap kandidat di Pilpres 2024. Survei pascapemilu (post-election survey) ini dilakukan LSI pada 19-21 Februari 2024. Hasilnya, sebanyak 24,8 persen responden mengaku menerima bansos dari pemerintah. Dari jumlah itu, 69,3 persen mengaku mencoblos Prabowo-Gibran.

“Di kalangan penerima bansos, dukungannya paling banyak kecenderungannya ada pada pasangan 02,” kata Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan, dalam rilis temuan LSI pada Minggu (24/2/2024), secara daring.

Sementara itu, ada 54 persen responden yang mengaku tidak menerima bansos yang mendukung Prabowo-Gibran.

“Tingkat dukungan masyarakat yang mengaku tidak menerima bansos terhadap 02 itu lebih rendah dibanding dengan (dukungan) masyarakat yang menerima bansos kepada 02,” ujar Djayadi.

Lebih lanjut, dia mengatakan, hal sebaliknya terjadi pada pasangan capres-cawapres lain. Capres-cawapres nomor urut 1 dan 3, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD, lebih banyak menerima dukungan dari non-penerima bansos.

Proporsi penerima bansos yang mendukung Anies-Muhaimin lebih sedikit, yakni 17,6 persen, dibandingkan dengan pemilih mereka yang tidak menerima bansos sebesar 28,2 persen.

Hal yang sama juga terjadi pada pasangan calon (paslon) nomor urut 3, Ganjar-Mahfud. Proporsi penerima bansos yang mencoblos Ganjar-Mahfud di bawah para pendukung yang tidak menerima bansos, yakni 13,1 berbanding 17,8 persen. (Web Warouw)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

342FansSuka
1,543PengikutMengikuti
1,100PelangganBerlangganan

Terbaru