Senin, 25 Mei 2026

GAK USAH BOROS..! Anggaran Perjalanan Dinas Dipangkas: Dalam Negeri 50%, Luar Negeri 70%

JAKARTA – Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengumumkan kebijakan efisiensi anggaran dalam menyikapi dampak perang di timur tengah. Salah satunya pemangkasan anggaran perjalanan dinas.

Pemerintah memutuskan untuk memangkas kegiatan perjalanan dinas di dalam dan luar negeri. Perjalanan dinas dalam negeri dipangkas hingga 50%, semenara luar negeri 70%.

“Kemudian efisiensi perjalanan dinas dalam negeri hingga 50% dan luar negeri hingga 70%,” katanya dalam konferensi pers virtual, Selasa (31/3/2026).

Pada kesempatan itu Airlangga juga mengimbau pemerintah daerah memangkas jumlah durasi car free day. Hal ini akan disesuaikan dengan karakter daerah masing-masing.

Kebijakan ini akan diatur lebih rinci oleh Kementerian Dalam Negeri.

“Khusus untuk daerah ini ada imbauan untuk penambahan jumlah hari durasi waktu dan cakupan dari ruas jalan dalam car free day sesuai dengan karakter masing-masing daerah dan ini akan diatur oleh se dari Menteri Dalam Negeri,” tutur Airlangga.

Pemerintah Bidik Rp 130 Triliun dari Pangkas Perjalanan Dinas hingga Rapat

Kepada Bergelora.com di Jakarta, Rabu (1/4) dilaporlan, pemerintah merealokasi anggaran dalam APBN 2026. Kebijakan itu untuk mendukung efisiensi fiskal di tengah gejolak ekonomi akibat geopolitik global.

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pengalihan anggaran akan dilakukan dari belanja kurang prioritas pada Kementerian dan Lembaga (K/L), menjadi belanja produktif yang langsung berdampak ke masyarakat.

“Pemerintah melakukan langkah strategis dalam pengelolaan keuangan negara melalui prioritisasi dan refocusing belanja K/L,” kata Airlangga dalam konferensi pers virtual, Selasa (31/3/2026).

Contoh belanja yang dianggap kurang prioritas seperti perjalanan dinas, rapat, belanja non operasional, serta kegiatan seremonial.

Belanja-belanja seperti itu akan dipangkas dan dialihkan ke belanja yang lebih produktif termasuk rehabilitasi dan rekonstruksi bencana Sumatera.

Khusus perjalanan dinas, anggarannya akan dikurangi hingga 50% untuk perjalanan dinas dalam negeri dan 70% untuk perjalanan dinas luar negeri.

“Efisiensi perjalanan dinas dalam negeri hingga 50% dan luar negeri hingga 70%,” tutur Airlangga.

Airlangga menyebut nilai penajaman belanja melalui optimalisasi anggaran akan berada dalam rentang Rp 121,2 triliun hingga Rp 130,2 triliun.

“Pemerintah terus mendorong percepatan belanja K/L, serta penajaman belanja melalui optimalisasi anggaran. Potensi prioritisas dan refocusing anggaran K/L dalam range Rp 121,2 triliun hingga 130,2 triliun,” jelas Airlangga. (Calvin G. Eben-Haezer)

Related Articles

Stay Connected

22,949FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,800PelangganBerlangganan

Latest Articles