Rabu, 21 Oktober 2026

INDONESIA TETAP KUAT..! Prabowo Ungkit Upaya Adu Domba hingga Pemberontakan

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menyinggung adanya upaya dari bangsa-bangsa besar untuk membuat Indonesia pecah. Dia menyebut ada yang bahkan mengeluarkan biaya besar untuk menyulut pemberontakan hingga kerusuhan di Tanah Air.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Rabu (21/10/2026) dikutip Bergelora.com di Jakarta.

Dia menyebut upaya pecah belah itu sudah ada sejak puluhan tahun setelah Indonesia merdeka.

“Bangsa Indonesia tidak bisa dihentikan, tidak bisa dihentikan. Berpuluh tahun sejak kita merdeka, bangsa-bangsa besar selalu intervensi, selalu ganggu kita, selalu menghasut perpecahan, selalu membiayai pemberontakan, kerusuhan, adu domba, divide et impera,” kata Prabowo saat sidang kabinet.

Ia lalu menyinggung beberapa peristiwa pemberontakan setelah kemerdekaan, seperti pemberontakan DI/TII, Angkatan Perang Ratu Adil atau APRA, gerakan revolusi PRRI/Permesta, hingga pemberontakan 48

“Indonesia kuat, Indonesia tahan, kita sadar tahun 97/98 banyak yang ramalkan, dan banyak yang berharap, dan banyak yang berulah,” ucap Prabowo.

Prabowo pun kini semakin yakin bahwa Indonesia punya ketahanan nasional yang kuat. Rakyat, kata dia, juga semakin pandai.

“Sekarang kita sudah tahu semakin yakin, banyak yang terlibat, mereka yakin Indonesia pecah tahun 1999 tahun 2000, ternyata kita punya ketahanan nasional yang cukup kuat, rakyat kita semakin pandai, pemimpin pemimpin kita di ujungnya akan menjaga persatuan dan itulah yang sekarang saya jalankan, politik saya ada politik persatuan nasional, saya ingin rangkul semua kekuatan,” ujar dia.

Pemain Cadangan Gelisah

Presiden Prabowo Subianto mengibaratkan Kabinet Merah Putih sebagai pemain sepak bola yang memiliki pemain utama dan pemain cadangan. Prabowo mengatakan, babak pertama dalam pemerintahannya masih belum selesai.

“Ibarat ini pertandingan sepak bola, kita sesungguhnya belum sampai ke half-time. Apa itu half-time? Ya, kita belum selesai satu babak, kan. Kita ini lima tahun. Jadi, dua setengah tahun baru ya babak pertama. Habis itu kita akan ke babak kedua. Jadi, ini masih babak pertama,” kata Prabowo, dalam pidato di Sidang Kabinet Paripurna, Istana, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Menurut dia, di babak pertama ini, sudah ada pemain cadangan yang gelisah

“Jadi, tenang-tenang saja para pemain cadangan yang saya sudah lihat gelisah, ‘kapan saya dimainkan?’, ya,” ungkap Prabowo.

Prabowo mengaku sejak awal sudah menyampaikan bahwa tidak semua pemain akan dimainkan di babak awal. Oleh karenanya, ia meminta para pemain cadangan agar tidak frustrasi.

“Ada yang cadangan, ada yang pendukung, ada yang striker. Yang cadangan, jangan frustrasi. Pada saatnya Saudara akan kita mainkan,” ungkap Prabowo.

Dalam kesempatan ini, Prabowo menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Kabinet Merah Putih.

“Intinya saudara-saudara, dalam pembukaan ini, saya terima kasih dengan kerja keras Saudara-saudara sekalian,” ucap dia. (Web Warouw)

Related Articles

Stay Connected

22,949FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,900PelangganBerlangganan

Latest Articles