Selasa, 17 Mei 2022

JANGAN PARNO GAEEZ…! Kemenkes Sebut 99 Persen Pasien Covid-19 Omicron Hanya Alami Batuk, Pilek, Demam

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebut sebagian besar kasus varian Omicron telah mendapatkan vaksinasi dosis lengkap. Sekitar 99 persen kasus yang dikarantina memiliki gejala ringan dan mayoritas kasus berada di wilayah DKI Jakarta.

“Sebagian besar gejalanya ringan yaitu hanya batuk, pilek dan demam. Pasien Omicron saat ini sudah di karantina di RSDC Wisma Atlet maupun RS yang sudah disetujui oleh Satgas. Ini bertujuan untuk melokalisir kemungkinan penyebaran Omicron,” jelas Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmidzi dikutip dari siaran pers, Minggu (9/1/2022).

Kendati begitu, dia mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan agar terhindar dari penularan Covid-19 varian Omicron. Dia menekankan pentingnya protokol Kesehatan 5M untuk mencegah ancaman penularan Covid-19.

Selain itu, Kemenkes meminta masyarakat untuk segera mendapatkan vaksinasi dosis lengkap. Pasalnya, mayoritas pasien yang terinfeksi varian Omicron sudah menerima vaksinasi Covid-19 dosis lengkap sehingga mereka tak bergejala.

“Lengkapi perlindungan diri dengan segera lakukan vaksinasi COVID-19 dosis lengkap untuk mengurangi tingkat keparahan akibat dari paparan COVID-19,” tutur Nadia

Kegiatan belajar mengajar secara langsung di sekolah diganggu dengan adanya varian omicron yang memiliki daya tular tinggi. Meski muncul suara yang menginginkan PTM dievaluasi, para murid lebih merasa efektif belajar di sekolah. Simak Kopi Pagi pekan…

Jumlah Penderita Omicron

Kepada Bergelora.com di Jakarta dilaporkan, sebelumnya, Kemenkes mengumumkan kasus Covid-19 varian Omicron Indonesia bertambah 57 menjadi 318 orang pada Jumat, 7 Januari 2022. Adapun penambahan 57 orang itu terdiri dari 7 orang transmisi lokal dan 50 orang pelaku perjalanan luar negeri.

Secara kumulatif kasus paling banyak berasal dari Turki dan Arab Saudi. Kemudian, kebanyakan kasus konfirmasi Omicron adalah mereka yang sudah lengkap vaksinasi COVID-19.

Adapun 97 persen kasus didominasi oleh pelaku perjalanan luar negeri dan berasal dari Provinsi DKI Jakarta. Sebanyak 295 kasus varian Omicron merupakan pelaku perjalanan luar negeri yang baru pulang ke Indonesia. Sisanya, 23 kasus merupakan transmisi atau penularan lokal dimana pasiennya tak melakukan perjalanan ke luar negeri. (Web Warouw)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

342FansSuka
1,182PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terbaru