Sabtu, 9 Mei 2026

KAMSAHAMNIDA SARANGHAEYO..! Perusahaan Fesyen Korsel Mau Bangun Pabrik di Batang, Tanam Modal Rp 429 Miliar

JAKARTA – Perusahaan manufaktur fesyen global berbasis produk berbahan kulit asal Korea Selatan (Korsel), Simone, akan membangun pabrik di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, Jawa Tengah, dengan entitas PT Simone Batang Indonesia.

Komitmen investasi ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Pemanfaatan Tanah Industri (PPTI) yang dilakukan oleh Direktur Pemasaran & Pengembangan KEK Industropolis Batang, Indri Septa Respati, dan Direktur Utama PT Simone Batang Indonesia, Kim Jung Shik di Ballroom Management Office KEK Industropolis Batang dikutip Bergelora.com di Jakarta, Sabtu (9/5)

Dengan nilai investasi mencapai Rp 429 miliar, PT Simone Batang Indonesia akan membangun fasilitas produksi berorientasi ekspor di atas lahan seluas 8,28 hektare dan diproyeksikan menyerap sekitar 6.000 tenaga kerja.

Direktur Pemasaran & Pengembangan KEK Industropolis Batang, Indri Septa Respati, menyampaikan investasi ini menjadi relevan seiring upaya Indonesia memperkuat daya saing industri manufaktur global, khususnya dalam menarik relokasi dan ekspansi perusahaan internasional.

“Investasi ini menunjukkan bahwa Indonesia, melalui KEK Industropolis Batang, semakin dilihat sebagai bagian penting dalam rantai pasok global. Kami melihat tren yang semakin kuat di mana perusahaan internasional menjadikan kawasan ini sebagai basis produksi untuk pasar ekspor,” kata Indri dalam keterangan resminya, Kamis (7/5/2026).

PT Simone merupakan perusahaan manufaktur fesyen global yang telah berdiri sejak tahun 1987 dan memiliki jejak operasi di berbagai negara, termasuk Vietnam dan Kamboja. Secara global, perusahaan ini menguasai sekitar 10% pangsa pasar dunia dan 30% pasar Amerika Serikat, dengan nilai ritel mencapai lebih dari US$ 7 miliar.

“Kami melihat Indonesia sebagai salah satu basis produksi masa depan di Asia. KEK Industropolis Batang memberikan kombinasi keunggulan yang kami butuhkan, mulai dari dukungan kebijakan, kesiapan kawasan, hingga potensi tenaga kerja,” ujar Direktur Utama PT Simone Batang Indonesia, Kim Jung Shik.

Pembangunan pabrik dijadwalkan dimulai dalam dua bulan ke depan, dengan target penyelesaian konstruksi dan mulai beroperasi secara bertahap pada Juli 2027.

Selain memperluas basis produksi global, investasi ini juga diharapkan memberikan dampak ekonomi langsung melalui peningkatan ekspor serta penciptaan lapangan kerja dalam skala besar. (Enrico N. Abdielli)

Related Articles

Stay Connected

22,949FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,800PelangganBerlangganan

Latest Articles