Kamis, 29 Februari 2024

Keren! Kapolri: Kepercayaan Publik Pada Polri Naik 71,1%

JAKARTA – Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengingatkan agar terus  meningkatkan pelayanan publik, pemeliharaan dan kasus Intoleran dalam rangka meningkatkan ekspektasi publik terhadap Polri agar Polri lebih dapat dipercaya masyarakat. Hal ini ditegaskannya dalam Rapat Pimpinan (Rapim) Polri 2017 berlangsung di Auditorium Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) di Kebayoran Baru Jakarta Selatan, mulai hari ini, Rabu (25/1) hingga Jumat (27/1).

“Instansi Polri adalah lembaga yang sebelumnya kurang dipercaya publik. Namun, dalam survei pada akhir 2016, kepercayaan publik terhadap Polri meningkat hingga 71,1%. Polri berada di posisi keempat, di bawah Lembaga Kepresidenan, TNI dan KPK, yang menghuni peringkat pertama. Survei di akhir tahun 2016, kepercayaan publik naik hingga 71,1%. Kita bertahan di nomor empat saja sudah bagus,” jelas Kapolri.

Tak lupa Jenderal Pol Tito Karnavian mengingatkan anggota nya untuk memperbaiki kultur yang ada. Terutama untuk mencegah tindakan korupsi, arogansi dan cara kekerasan.

“Mudah-mudahan dengan Rapim Polri ini, kita memiliki persepsi yang sama tentang apa yang akan kita lakukan di 2017,” harap Kapolri.

Rapat Pimpinan (Rapim) Polri 2017 berlangsung di Auditorium Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) di Kebayoran Baru Jakarta Selatan, mulai hari ini, Rabu (25/1) hingga Jumat (27/1). Tema Rapim Polri kali ini “Polri yang Promoter Siap Mengamankan Pilkada Serentak Tahun 2017”.

“Kita berusaha untuk menyamakan langkah visi kita. Tahun 2017 inilah yang banyak tantangan, penuh dinamika. Di antaranya adalah pilkada di 101 titik. Tentu ada pro dan kontra hasil pilkada,”kata Kapolri, Jenderal Pol Tito Karnavian dalam amanatnya.

Kesuksesan pesta demokrasi, kata Jenderal Pol Tito Karnavian, sangat penting bagi legitimasi Polri, mengingat hal ini adalah Pilkada serentak, jaga keamanan sebelum, saat pelaksaaan dan sesudah Pilkada serentak.

Kepada Bergelora.com dilaporkan, acara rutinan setiap tahun ini dihadiri Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Mendagri, Tjahjo Kumolo, Menko Polhukam, Wiranto, Kepala BNN, Komjen Pol Budi Waseso, Mensos, Khofifah Indar Parawansa, Menkes, Nila F Moeloek, seluruh Kapolda se- Indnesia serta sejumlah pejabat utama Polri dan pejabat Polda. (Web Warouw)

 

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

342FansSuka
1,543PengikutMengikuti
1,100PelangganBerlangganan

Terbaru