Sabtu, 25 Mei 2024

MAKIN BERGELORA NIH..! Israel Rencanakan Serang Balik Iran, Rusia Iran Arhanud Canggih dan Jet Sukhoi-35

JAKARTA – Surat kabar Washington Post, Senin (15/4/2024) mengutip para pejabat intelijen Amerika, Eropa, dan Arab, mengonfirmasi kalau Rusia membekali Iran dengan pesawat tempur dan teknologi artileri pertahanan udara (Arhanud) canggih.

Bantuan Rusia ini disebut-sebut dapat memperkuat pertahanan Teheran terhadap kemungkinan serangan balik Israel setelah serangan langsung Iran ke teritorial negara pendudukan tersebut, Minggu (14/4/2024).

Transfer jet dan Arhanud canggih dari Rusia ke Iran tersebut disebut-sebut dibalut dalam kerangka memperkuat hubungan antara kedua negara setelah perang Ukraina.

Para pejabat mengatakan kepada surat kabar tersebut kalau jumlah sistem pertahanan udara yang telah diberikan Moskow kepada Teheran tidak diketahui.

Laporan itu menekankan, teknologi Rusia dapat mengubah Iran menjadi musuh yang jauh lebih kuat bagi Israel dan sekutunya, dengan peningkatan kemampuan untuk menembak jatuh pesawat dan rudal.

Para pejabat mengkonfirmasi kalau Rusia juga berjanji untuk memberikan dukungan teknis untuk satelit mata-mata Iran dan membantu membangun rudal untuk menempatkan lebih banyak satelit Iran di luar angkasa.

Perangkat keras militer Rusia melintasi Lapangan Merah selama parade militer Hari Kemenangan di pusat kota Moskow pada 9 Mei 2023. Rusia merayakan peringatan 78 tahun kemenangan atas Nazi Jerman selama Perang Dunia II.

Mereka menambahkan bahwa kesepakatan senjata antara kedua negara adalah bagian dari kerja sama yang lebih luas yang mencakup produksi bersama drone di Rusia dan pertukaran teknologi anti-jamming.

“Kesepakatan ini meningkatkan status Iran dari sekutu kecil menjadi mitra strategis bagi Rusia di kawasan,” tulis laporan tersebut dikutip Khaberni.

Hal ini terjadi setelah Iran menyerang Israel dengan puluhan drone dan rudal pada Sabtu lalu sebagai tanggapan atas penargetan konsulatnya di Damaskus oleh Tel Aviv pada awal bulan ini.

Adapun Israel sudah menyatakan akan menyerang balik Iran sebagai balasan namun belum mencapai keputusan tentang sifat tanggapannya terhadap serangan Iran.

Sumber juga mengatakan kepada Washington Post kalau Teheran dan Moskow sedang merundingkan pengiriman pesawat tempur “Sukhoi-35” ke Iran, yang merupakan salah satu pesawat Rusia paling kuat.

Namun, para pejabat dari Amerika Serikat dan Timur Tengah mengatakan kepada Washington Post bahwa belum ada bukti bahwa Iran telah menerima pesawat tempur tersebut.

“Alasan di balik hal ini mungkin adalah keterlambatan Iran dalam membayar iuran untuk pesawat tersebut,” tulis laporan tersebut.

Jet tempur Sukhoi-35. Iran dan Rusia sedang merundingkan pengiriman pesawat tempur Sukhoi-35 ke Iran, yang merupakan salah satu pesawat Rusia paling kuat, di tengah kabar Israel yang akan menyerang balik Iran atas serangan ke negara pendudukan tersebut, Minggu (14/4/2024).

Para pejabat mengkonfirmasi kepada Washington Post bahwa meskipun Iran belum menerima pesawat tempur Rusia, pertukaran keahlian teknologi militer antara kedua negara akan mengembangkan kemampuan pertahanan Teheran.

Tahun lalu, Iran mengumumkan selesainya kesepakatan pembelian pesawat tempur Su-35 dari Rusia, tanpa menambahkan informasi apa pun mengenai jumlah atau tanggal kedatangannya.

Sejak pecahnya perang Ukraina pada Februari 2022, kerja sama militer antara Teheran dan Moskow meningkat, terutama dengan Iran yang memasok drone Shahed ke Rusia.

Israel Gunakan F-15 dan F-35
Jika benar Iran akan mendapatkan Sukhoi-35 dari Rusia, maka jet tempur itu akan menjadi lawan sepadan bagi jet yang dimiliki Israel.

Israel diketahui menggunakan jet tempur F-15 dan F-35 untuk menangkis rudal balistik Iran yang diluncurkan ke Israel pada Sabtu (13/4/2024) malam.

Video yang dirilis Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menunjukkan jet tempur tersebut mencegat rudal balistik Iran di udara.

IDF lalu merilis foto-foto yang memperlihatkan jet tempur F-15 dan F-35 kembali ke pangkalan mereka di Israel pada Minggu (14/4/2024) pagi waktu setempat.

Kepada Bergelora.com di Jakarta dilaporkan sebelumnya, Iran meluncurkan serangan balasan terhadap Israel pada Sabtu (13/4/2024) untuk membalas serangan udara Israel di konsulat Iran di Damaskus, Suriah pada 1 April lalu.

Serangan Israel itu membunuh tujuh anggota Garda Revolusi Iran (IRGC), termasuk jenderal top Iran, Brigjen Mohammad Reza Zahedi.

Dalam serangannya, Iran menargetkan Pangkalan Udara Israel di Nevatim, yang menampung jet tempur siluman F-35I “Adir” Israel yang diproduksi oleh perusahaan AS, Lockheed-Martin.

Setelah digempur Iran, Israel mulai berdiskusi untuk menanggapi serangan tersebut, dikutip dari Eurasian Times.

Channel12 Israel mengatakan angkatan udara Israel mungkin akan melancarkan serangan balasan terhadap Iran dengan jet tempur F-15 dan F-35 buatan AS.

Namun, Channel12 Israel tidak merinci laporan tersebut, seperti dikutip dari The New York Post.

Warrior Maven memperkirakan jet tempur F-35 yang digunakan Israel dalam melumpuhkan serangan rudal Iran adalah varian F-35 Adir. (Web Warouw)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

342FansSuka
1,543PengikutMengikuti
1,100PelangganBerlangganan

Terbaru