Jumat, 23 Februari 2024

MAKIN MEROSOT NIH..! Elektabilitas Ganjar-Mahfud Paling Bontot Versi Litbang Kompas: Disalip Anies-Cak Imin

CILEGON – Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto mengaku pihaknya tidak lantas pesimistis dengan hasil survei Litbang Kompas terkini yang menyebut elektabilitas pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD berada pada urutan tiga. Pasalnya, ia meyakini masih banyak peluang PDI-P memenangkan Ganjar-Mahfud. Salah satunya melalui kekuatan 18 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI-P yang menang pada Pemilu 2019.

“Jadi kemarin, kami 2 hari yang lalu mengumpulkan seluruh DPD PDI Perjuangan, 18 provinsi yang kami menang di 18 provinsi tahun 2019, ini modal yang sangat kuat,” kata Hasto ditemui usai acara konsolidasi partai yang digelar DPC PDI-P Kota Cilegon, Banten, Senin (11/12/2023).

Selain itu, Hasto juga mengaku bahwa partainya mengandalkan kekuatan di Provinsi Jawa Tengah untuk memenangkan Ganjar-Mahfud pada Pilpres 2024.

Meski tak menyebut spesifik kekuatan yang dimaksud, Hasto tetap yakin suara yang terekam di Litbang Kompas bakal berubah ke depannya menjadi lebih baik.

“Sehingga ini akan terjadi perubahan, karena yang di Jawa Tengah itu solid. Bahkan targetnya itu sekurang-kurangnya 62 persen itu akan dicapai. Maka ini merupakan bagian dari dinamika,” jelasnya.

Sekretaris Tim Pemenangan Nasional (TPN) ini juga menjelaskan, dalam jajak pendapat Litbang Kompas turut disebutkan masih banyaknya undecided voters atau pemilih yang belum menentukan pilihan sebesar 28,7 persen.

“Tetapi undecided, yang belum memilih itu kan masih sangat tinggi 28 persen,” ujar dia menegaskan.

Hasto menambahkan, hasil survei yang menyebut elektabilitas calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto di atas Ganjar juga tidak dikhawatirkan oleh pihaknya. Bahkan, menurut dia, capaian elektabilitas dalam hasil survei Litbang Kompas tak seperti dugaan masyarakat sebelumnya.

“Bahkan, semula orang memperkirakan Prabowo bisa lebih tinggi. Tetapi dengan berbagai praktek-praktek intimidasi itu ternyata hanya dapat 38 persen. Artinya apa? 62 persen suara itu yang akan digalang oleh Ganjar-Mahfud,” pungkas dia.

Kepada Bergelora.com di Jakarta dilaporkan, sebelumnya diberitakan, jajak pendapat Litbang Kompas Desember 2024 menunjukkan elektabilitas capres dan cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka berada di urutan pertama.

Berdasarkan survei yang berlangsung pada 29 November-4 Desember 2023 itu, Prabowo-Gibran memperoleh elektabilitas 39,3 persen.

“Pasangan Prabowo-Gibran unggul di hampir semua kategori sosio-demografis responden,” tulis peneliti Litbang Kompas Bambang Setiawan, dikutip dari Harian Kompas, Senin (11/12).

Sementara itu, elektabilitas capres-cawapres nomor urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar ada di angka 16,7 persen. Kemudian, tingkat elektoral capres-cawapres nomor urut 3 Ganjar Pranowo dan Mahfud MD tercatat 15,3 persen. Adapun survei melibatkan 1.364 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi di Indonesia.

Metode tersebut tersebut memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error lebih kurang 2,65 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana. (Web Warouw)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

342FansSuka
1,543PengikutMengikuti
1,100PelangganBerlangganan

Terbaru