Rabu, 28 Februari 2024

MAKIN NYATA….! Dr. Connie Rahakundini Sebut Vladimir Putin Sama Dengan Soekarno: To Build The World A New!

GORONTALO- Dari Perspektif Balance Of Power, Presiden Rusia Vladimir Putin justru seperti Soekarno yang sedang berjuang membangun keseimbangan regional dan global. Hal ini disampaikan ahli pertahanan dan intelejen, Dr. Connie Rahakundini Bakrie dalam sebuah Studium General (Kuliah Umum) di Universitas Gorontalo, Gorontalo, Jumat (18/3).

Dalam konsep Berdikari (Berdiri diatas kaki sendiri-red) Presiden Soekarno menyebutkan bahwa imprealismelah yang membutuhkan Indonesia, bukan sebaliknya.

Connie mengingatkan, Soekarno melalui pidatonya To Build The World A New tahun 1960 menyatakan negara besarlah yang sering kali bertindak menciptakan instabilitas dunia melalui perang.

“Untuk itu Indonesia juga seharusnya bisa seperti Rusia yang mampu tampil tegas secara diplomatik juga secara militer dalam menjalankan upaya mewujudkan perdamaian dunia,” tegasnya.

“Kaum imperialis terlalu banyak cingcong dan bertingkah, oleh karenanya aku serukan Go To Hell With Your Aid!,” demikian Connie mengutip Bung Karno.

Connie mengingatkan, yang ditolak oleh konsep Berdikari Presiden Soekarno adalah ketergantungan kepada imperialisme dan menuntut kerjasama yang sama sederajat dan saling menguntungkan.

“Intinya, kepemimpinan Presiden Soekarno dulu dan Putin saat ini,—adalah berani berpikir besar dan bertindak melawan arus untuk kemajuan nasional bangsanya dan kepentingan dunia internasional,” tegasnya.

Dr. Connie Rahakundini juga menjelaskan tentang materi kepemimpinan bervisi World Balance Of Pawer. Menurut Warren Bennis dan Burt Nanus, kepemimpinan adalah kekuatan yang sangat berpengaruh dibalik kekuasaan suatu organisasi baik negara maupun non negara melalui dua konsep dasar yakni ilmu dan seni.

Balance of power mengacu pada keseimbangan antara negara-negara atau aliansi untuk mencegah satu entitas menjadi kuat dengan keseimbangan negara tersebut tidak dapat memaksakan kehendaknya atau mengganggu kepentingan Negara Lain,” jelas penulis buku ‘Pertahanan Negara dan Postur TNI Ideal’.

Kepada Bergelora.com diJakarta dilaporkan, Pengamat militer Dr. Connie Rahakundini Bakrie hadir di tengah-tengah Keluarga Besar Civitas Akademika Universitas Gorontalo dalam Rangka Kuliah Umum yang mengangkat tema ‘Analisis Pertahanan, Militer dan Intelejen dalam teori Kepemimpinan Bervisi World Balance’.

Acara yang dilaksanakan di ruangan Auditorium Universitas Gorontalo itu dihadiri oleh, Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan DLP Gorontalo, Dr. Rustam Akili, SE., SH., MH.; Rektor Universitas Gorontalo Dr. Ibrahim Ahmad, SH.,MH. dan seluruh Dekan Fakultas, Kepala Program Studi serta mahasiswa Universitas Gorontalo. (Web Warouw)

Artikel Terkait

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

342FansSuka
1,543PengikutMengikuti
1,100PelangganBerlangganan

Terbaru