Kamis, 13 Juni 2024

Marzuki Alie: Menyedihkan, Para Jenderal Saling Bongkar Aib

JAKARTA- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Marzuki Alie menyesali para Jenderal Tentara Nasional Indonesia (TNI) saling membuka aib TNI.

“Saya terus terang secara pribadi prihatin. Para jenderal yang seharusnya beri contoh yang baik. Menyedihkan, para jenderal yang dapat pendidikan yang luar biasa, diakhir hidupnya malah buka aib TNI,” demikian ujarnya kepada Bergelora.com di Jakarta, Selasa (10/6) sore. 

Ia mempertanyakan mengapa Prabowo Subianto sudah diberi hukuman tapi terus menerus dipojokan demi kompetisi pemilu 2014. 

“Kenapa harus dibuka-buka kembali. Kompetisi yang harusnya cerdas, dibarengi informasi yang sebetulnya sudah selesai, dibuka kembali,” ujarnya.

Menurutnya, dirinya sudah mendengar kesaksian beberapa orang jenderal tentang hukuman pada Prabowo Subianto.

“Saya sudah mendengar langsung pengakuan Jenderal Fahrul rozi mengenai hukuman pada Prabowo. Saya yakin itu betul. Tapi tidak perlu dibuka lagi,” ujarnya 

Menurut Marzuki Alie saling membuka aib TNI akan merusak TNI dan memberikan contoh buruk pada generasi muda TNI.

“Apa manfaat dan untungnya. Ini menunjukkan ketidaknegarawan. Ini pelajaran gak baik pada yuniornya,” ia mengingatkan.

Dirinya yakin setiap orang tidak terlepas dari kesalahan masa lalu.

“Yang saya sedih yang bicara pakai jaket salah satu capres. Kalau jaket polos kita bisa lihat untuk kepentingan bangsa. Tapi ini untuk kepentingan sesaat. Ini jadi perang tanding,” ujarnya. 

Ia mengajak agar jenderal-jenderal dimasing-masing capres tidak mengejar kepentingan sesaat demi kemenangan dalam Pemilu Presiden 2014.

“Oleh karenanya, mari berkompetisi dengan baik, gak perlu ungkap masa lalu, hanya untuk kepentingan jangka pendek, demi kepentingan menang pemilu,” tegasnya.

Menurutnya saat ini rakyat sudah cerdas untuk memilih presidennya secara tepat untuk Indonesia 5 tahun kedepan. 

Para purnawirawan menurutnya akan beri dampak luas mempengaruhi pada militer aktif. Ini contoh tidak baik. Dulu diberi pelajaran satukan NKRI. 

“Koq sekarang Jenderal TNI ikut memecah belah
hanya karena kepentingan kekuasaan, bukan untuk bangsa. Kita ini usianya sudah berapa. Sisa hidup kita harusnya diisi dengan kebaikan. Bukan untuk pecah belah bangsa ini,” tegasnya. (Tiara Hidup)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

342FansSuka
1,543PengikutMengikuti
1,100PelangganBerlangganan

Terbaru