Kamis, 24 Juni 2021

NAAH…! Letjen (Purn) Agus Widjojo: Pembangunan Pertahanan Memang Belum Dilakukan Secara Serius

Gubernur Lemhanas, Letjen (Purn) Agus Widjojo. (Ist)

JAKARTA- Pembangunan Sistim Pertahanan menjadi sorotan setelah Forum Debat capres Joko Widodo dan Prabowo Subianto, Sabtu (30/3). Gubernur Lemhanas, Letjen (Purn) Agus Widjojo menyatakan bahwa pembangunan Sistim Pertahanan yang moderen harus terus dilanjutkan.

“Memang pembangunan pertahanan belum dilakukan secara serius. TNI masih terlalu suka disuruh berfikir tentang masalah dalam negeri,” katanya kepada Bergelora.com di Jakarta.

Agus Widjojo menjelaskan bahwa Ancaman dari dalam negeri merupakan fungsi penegakan hukum. Tentara tidak pernah dirancang untuk penegak hukum.

“Kalau ada tugas-tugas TNI ke dalam urusan dalam negeri itu bersifat bantuan saja atas keputusan politik Presiden,” tegasnya.

Sehingga bisa saja menurutnya kalau ada serbuan dari luar negeri, Indonesia kewalahan untuk menghadapinya.

“Bisa jadi. Kita terlalu terobsesi bahwa ancaman kedaulatan dan keutuhan bisa datang dari dalam negeri dan mengabaikan pengertian bahwa pengertian pertahanan adalah external defense,” ujarnya

Ia mengingatkan bahwa tugas pokok TNI pada puncaknya adalah perang. Perang adalah melawan invasi negara yang ingin menduduki sebagian wilayah NKRI.

“Cara perang akan berbeda dari masa lalu. Cilakanya kita akan menghadapi musuh yang akan menggunakan teknologi tinggi. Negara manapun itu yang akan menyerang kita,” ujarnya ketika ditanyakan soal perubahan perubahan cara perang yang saat ini telah merubah strategi dengan menggunakan teknologi tinggi oleh negara-negara maju lainnya.

Tapi Agus mengingatkan, perang tidak akan datang tiba-tiba. Musuh masih akan mengawali niatnya dengan mempropagandakan memperngaruhi sistem sosial dan nasional.

“Mudah untuk membayangkan perang masa datang. Lihat saja perang-perang yang ada sekarang. Syria? Yemen? Lybia? Iraq? Apakah kita siap menghadapi seluruh proses rencana lawan untuk mengalahkan kita?” katanya.

Oleh karenanya Agus Widjojo berharap pemerintah terus melanjutkan lebih cepat lagi semua pembangunan sistim pertahanan yang sudah dimulai oleh Presiden Jokowi saat ini.

“Ya lanjutkan dan wujudkan,” tegasnya.

Sistem Pertahanan Siber

Sebelumnya, Calon presiden nomor urut 01, Joko “Jokowi” Widodo mengaku akan memperkuat sistem pertahanan siber negara.

Hal tersebut berkaitan dengan semakin berkembangkan sistem teknologi saat ini. Menurutnya, perang tidak hanya terkait pertempuran dengan senjata tapi juga dengan teknologi.

“Penguatan pengembangan SDM TNI dalam penguasaan teknologi bersenjata dan siber sangat diperlukan pertahanan kita ke depan,” ujar Jokowi saat debat pilpres keempat di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, Sabtu (30/3).

Selain itu, Jokowi juga menyebut bahwa Indonesia adalah negara yang cukup aman dari serangan-serangan bersenjata negara lain.

“Membandingkan dengan negara tetangga, 20 tahun ke depan invasi dari negara lain ke negara kita tidak ada,” katanya.

Jokowi juga, menanggapi pernyataan Prabowo Subianto, yang mengatakan bahwa pertahanan dan keamanan di Indonesia masih lemah. Jokowi pun menyinggung dan mengatakan, Prabowo tak percaya pada TNI di Indonesia. Ia pun menjelaskan pertahanan yang sudah dibangun oleh TNI di Indonesia.

“Saya melihat Pak Prabowo tidak percaya pada TNI kita. Saya yang sipil sangat percaya pada TNI yang kita miliki,” kata Jokowi.

Meski begitu, Jokowi mengakui bahwa anggaran untuk TNI memang belum terlalu kuat, namun ia meyakini dengan adanya investasi alutsista bisa meningkatkan anggaran TNI.

“Tetapi yang paling penting masih kurangnya anggaran pertahanan kita ya kita bangun dengan cara investasi alutsista. Setiap anggaran yang ada di Kemenhan harus membangun industri alutsista kita,” terang dia.

“Tank, kita memiliki tank harimau, kita juga memiliki kapal selam Gagali dengan kerja sama bersama negara lain. Kalau investasi-investasi di bidang pertahanan terus kita lakukan, kita bisa punya alutsista yang baik,” lanjut Jokowi. (Web Warouw)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

6FansSuka
7PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terbaru