Rabu, 23 Juni 2021

NAH LOO…! Puluhan Diplomat AS di Seluruh Dunia Terkena Penyakit Misterius, Joe Biden Ketakutan

JAKARTA– Gedung Putih pada Jumat, 7 Mei 2021 mengonfirmasi sebuah penyakit misterius telah menyerang puluhan diplomat Amerika Serikat (AS) di seluruh dunia.

Selain menyerang para diplomat di luar negeri, beberapa pejabat AS di dalam negeri juga dikabarkan telah terkena penyakit misterius tersebut.

Penyakit yang disebut sebagai “Havana Syndrom” tersebut pertama kali ditemukan di Kedutaan Besar AS di Kuba, yang sampai saat ini sumber penyebab penyakit misterius tersebut masih belum diketahui.

Hal tersebut dikatakan oleh sekretaris pers Gedung Putih Jen Psaki saat mengabarkan ditemukannya kasus penyakit misterius tersebut di dalam negeri.

“Pada titik ini, saat ini, kami tidak mengetahui penyebab insiden ini, yang sifatnya terbatas dan sebagian besar dilaporkan di luar negeri,” katanya kepada ABC News.

Kepada Bergelora.com dilaporkan, Kongres AS diketahui telah meminta mengadakan penyelidikan untuk mencari tahu apa yang telah mempengaruhi begitu banyak diplomat AS, mata-mata, dan pejabat lainnya terkena penyakit misterius tersebut.

Presiden Joe Biden diketahui telah meluncurkan tinjauan terhadap intelijen AS untuk menentukan, apakah ada kasus lain yang sebelumnya tidak dilaporkan dan apakah ada pola yang lebih luas.

Bulan lalu, pejabat pertahanan AS memberi pengarahan kepada anggota parlemen di Senat dan Komite Angkatan Bersenjata DPR tentang beberapa insiden personel AS yang sebelumnya tidak dilaporkan jatuh sakit setelah dugaan eksposur.

Lusinan diplomat AS telah didiagnosis dengan berbagai gejala, termasuk cedera otak traumatis, dengan beberapa pengalaman aneh yang menggambarkan seperti suara dan sensasi aneh.

Pemerintah AS telah mengakui kasus-kasus di Kuba, China, Uzbekistan, dan Rusia, tetapi sekarang ada laporan media dari negara lain juga.

Di luar Kuba, Departemen Luar Negeri sebelumnya telah mengakui insiden di China, Uzbekistan dan satu negara yang disunting dalam laporan internal yang tidak diklasifikasikan dan dirilis pada bulan Februari.

Negara tak dikenal itu kemungkinan besar adalah Rusia ketika seorang mantan pejabat CIA mengatakan dia terkena penyakit misterius.

Pejabat itu, Marc Polymeropoulos, mengatakan pada bulan Maret bahwa dia sekarang menerima perawatan di Pusat Medis Walter Reed untuk cedera otak traumatis juga.

Tetapi setelah laporan kemungkinan insiden di Suriah, kepala Komando Pusat AS mengatakan dia tidak memiliki bukti yang benar.

Dewan Keamanan Nasional telah diperintahkan oleh Joe Biden untuk melakukan tinjauan penuh atas pelaporan intelijen untuk memastikan apakah mungkin ada insiden yang sebelumnya tidak dilaporkan yang sesuai dengan pola yang lebih luas. (Calvin G. Eben-Haezer)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

6FansSuka
7PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terbaru