Minggu, 14 Juli 2024

POLITISI INGGRIS SETRES…! Pernyataan Cabul Perdana Menteri Inggris Boris Johnson Dijawab Putin: Menjijikan!

JAKARTA – Istilah cabul yang dilontarkan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson tentang perang dengan Rusia dijawab menggelikan oleh Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Berbicara kepada wartawan di Turkmenistan pada hari Senin, Presiden Rusia Vladimir Putin menanggapi pertanyaan tentang beberapa pernyataan baru-baru ini dari Perdana Menteri Inggris Boris Johnson.

Selama KTT G7 terbaru, pemimpin Inggris bercanda bahwa sekutunya harus menanggalkan pakaian mereka untuk pemotretan untuk menunjukkan bahwa mereka “lebih tangguh dari Putin.”

“Saya tidak tahu bagaimana mereka ingin menanggalkan pakaian, setinggi pinggang atau tidak, tapi saya pikir itu akan menjadi pemandangan yang menjijikkan,” kata presiden Rusia itu.

“Segala sesuatu harus dikembangkan secara harmonis dalam diri seseorang, baik tubuh maupun jiwa. Namun, agar semuanya harmonis, seseorang harus meninggalkan minum berlebihan dan menghentikan kebiasaan buruk lainnya, mulai berolahraga, berolahraga,” sebutnya.

Pernyataan Johnson lainnya baru-baru ini menunjukkan bahwa apa yang dia gambarkan sebagai ” perang invasi macho” di Ukraina tidak akan terjadi “jika Putin adalah seorang wanita, yang jelas-jelas tidak.”

Pemimpin Rusia itu menjawab: “Saya hanya ingin mengingatkan Anda tentang peristiwa sejarah modern, ketika Margaret Thatcher membuat keputusan untuk melancarkan aksi militer melawan Argentina di Kepulauan Falkland. Inilah seorang wanita, memutuskan untuk melancarkan aksi militer. Di mana Kepulauan Falkland dan di mana Inggris? Dan ini hanya ditentukan oleh ambisi kekaisaran.”

“Jadi datang dari penjabat Perdana Menteri Inggris, ini bukan pernyataan yang benar sehubungan dengan apa yang terjadi hari ini.”

Kepada Bergelora.com di Jakarta dilaporkan, Vladimir Putin mengunjungi Ashgabat, Turkmenistan, pada hari Rabu, selama perjalanan luar negeri pertamanya sejak dimulainya operasi militer Rusia di Ukraina.

Dia menghadiri KTT Kaspia keenam, bertemu dengan para pemimpin Azerbaijan, Iran, Kazakhstan dan Turkmenistan. Sehari sebelumnya, ia mengunjungi Tajikistan dan bertemu dengan presidennya Emomali Rahmon. (Web Warouw)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

342FansSuka
1,543PengikutMengikuti
1,100PelangganBerlangganan

Terbaru