Kamis, 18 Juli 2024

IJIN KITA RUWET Luhut: Izin Event Nasional Harus Keluar H-14, Level Internasional H-21

JAKARTA – Menko bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengapresiasi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang meresmikan digitalisasi layanan perizinan penyelenggaraan event. Luhut berharap dengan adanya digitalisasi layanan perizinan ini dapat mempermudah dan mempercepat proses perizinan.

“Kami sampaikan apresiasi kepada Polri, Kapolri beserta jajaran atas gerak cepat dalam pengembangan perizinan online yang kita rintis bersama-sama sebagai respon atas kebutuhan industri usaha,” kata Luhut, Senin (24/6/2024).

Luhut mengatakan perizinan online akan memberikan kredibilitas dan transparansi yang berkeadilan bagi industri pariwisata dalam pelaksanaan event. Luhut menyebut digitalisasi layanan perizinan ini dilakukan sesuai arahan Presiden Jokowi untuk menyederhanakan proses perizinan acara.

“Atas arahan Pak Presiden pada Ratas 30 Januari dan 12 Juni 2023 untuk menyederhanakan perizinan event, telah dilaksanakan penyederhanaan proses bisnis sehingga pemangkasan tahapan, mengurangi pengisian data dari 63 menjadi hanya 33, dan dari 9 dokumen menjadi 2 dokumen yang harus disampaikan oleh penyelenggara event,” kata Luhut.

Oleh karenanya, Luhut meminta agar proses digitalisasi layanan perizinan penyelenggaraan event ini ada kepastian, misalnya untuk acara nasional, izin harus keluar 14 hari sebelum hari H.

“Pak Presiden digitalisasi ini menghasilkan kepastian bahwa izin acara harus keluar 14 hari sebelum hari H untuk event nasional, dan 21 hari sebelum hari H untuk level internasional,” katanya.

Selain itu Luhut mengatakan digitalisasi layanan perizinan ini juga memberikan standarisasi biaya. Luhut meminta agar setelah peluncuran digitalisasi layanan perizinan ini, perizinan yang dikeluarkan tidak lagi dikeluarkan H-1.

“Setelah peluncuran ini kami harap tidak ada lagi perizinan dikluarkan H-1. Kami ulangi tidak ada lagi perizinan dikeluarkan H-1 atau bahkan beberapa jam sebelum acara dilaksanakan,” kata Luhut.

Datangkan Turis Asing Besar-besaran

Kepada Bergelora.com di Jakarta dilaporkan sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Travel and Tourism Development Index Indonesia naik. Namun peringkatnya masih kalah jika dibandingkan dengan negara lain di Asia Tenggara.

“Indonesia naik peringkat dari peringkat 32 menjadi ke-22. Tapi kita masih tertinggal kalah dengan Malaysia, dengan Singapura, Thailand dan terakhir kita kalah juga dengan Vietnam,” ucap Jokowi dalam peluncuran Digitalisasi Layanan Perizinan Event di The Tribrata, Jakarta Selatan, Senin (24/6/2024).

Dia mengatakan Indonesia berada di posisi kelima ASEAN. Jokowi mengatakan objek wisata di Indonesia sangat bagus dan lebih banyak dibanding negara lain di ASEAN.

“Sehingga yang paling baik adalah mendatangkan wisatawan mancanegara dalam jumlah yang besar,” ucapnya.

Salah satu caranya ialah menggelar banyak event berskala internasional, mulai konser hingga event olahraga.

“Dengan cara apa? Dengan cara menyelenggarakan event internasional, baik itu konser musik, summit, meeting, dan juga event-event olahraga,” ucap Jokowi.

Izin Kita Ruwet

Presiden Joko Widodo (Jokowi) membandingkan konser Coldplay di Indonesia dan Singapura. Dia mengatakan Singapura bisa mendapat tambahan hari konser, padahal tiket konser Coldplay di Indonesia juga cepat ludes.
“Indonesia dapat (jatah konser Coldplay), memang dapat. Tapi hanya 1 hari, hanya 1 hari. Singapura dapat 4 hari. Penuh, tambah lagi jadi 5 hari. Penuh, tambah lagi jadi 6 hari. Sekali lagi, yang nonton itu separuh adalah dari Indonesia,” ujar Jokowi.

Dia menyayangkan Indonesia tak bisa menambah jumlah hari untuk konser Coldplay. Padahal, tiket konser Coldplay di Indonesia ludes hanya dalam hitungan menit.

“Kenapa? Saya tanya ke penyelenggara, karena memang urusan perizinan kita ruwet. Padahal yang saya dengar kualitas suara sound system waktu Coldplay di GBK dengan yang di sana, itu bagus yang di sini,” tutur Jokowi.

Jokowi senang dengan kabar kualitas sound system GBK lebih baik. Namun, dia tetap menyinggung gagalnya Indonesia mendapat tambahan hari konser Coldplay.

“Inilah yang harus kita selesaikan,” ucapnya.

Digitalisasi Layanan Perizinan Penyelenggaraan Event

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan peluncuran digitalisasi layanan perizinan penyelenggaraan event. Acara ini diselenggarakan di The Tribata Hotel and Convention Center, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (24/6/2024), Jokowi tiba di lokasi pukul 08.38 WIB. Kedatangan Jokowi didampingi oleh sejumlah pejabat.

Pejabat yang mendampingi Jokowi di antaranya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Ketua KY Amzulian Rifai, Jaksa Agung ST Burhanudin, Menkominfo Budi Arie Setiadi, dan Menpora Dito Ariotedjo. Selain itu juga tampak Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan, dan Menpan RB Azwar Anas.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada pagi hari ini, saya luncurkan digitalisasi layanan perizinan penyelenggaraan event,” ujar Jokowi. (Enrico N. Abdielli)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

342FansSuka
1,543PengikutMengikuti
1,100PelangganBerlangganan

Terbaru