Kamis, 30 April 2026

TANGKAP DONG…! Istana Kutuk Keras Para Penceramah Rasis dan Mabok Agama

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin. (Ist)

JAKARTA – Warga Bali dihebohkan dengan video viral ceramah seorang perempuan bernama Desak Made Dharmawati yang dinilai telah menghina agama Hindu, agama yang dianutnya sebelum masuk Islam.

 
Di dalam ceramahnya Desak Made Darmawati menyebut agama Hindu aneh karena punya banyak Tuhan. Padahal, Tuhan dalam Hindu, sebagaimana dalam keyakinan lain manapun di dunia, hanyalah Tuhan Yang Maha Esa.
 
Tak sampai di situ, Desak juga menghina Bali dengan menyebut bahwa Bali adalah pusat setan terbesar di dunia, di samping India, Cina, dan Korea. Ia mendasarkan pendapatnya itu lantaran di Bali tidak terdengar suara adzan.
 
Terkait hal itu Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin angkat bicara mengatakan bahwa dirinya berasal dari beragam budaya dan agama karena kakek buyutnya berasal dari Bali. Dia juga menyebutkan keberagaman adalah sebuah keniscayaan dan merupakan sunnatullah.
 
Kepada Bergelora.com dilaporkan, tak hanya itu dia juga meminta orang kepada setiap orang khususnya umat Islam untuk mempelajari agama Islam dengan baik dan mendalam agar tidak menghujat dan mencaci maki agama orang lain.
 
“Datuk & leluhur saya berasal dari SRIRIT SINGARAJA BALI. keragaman adalah sebuah keniscayaan itu adalah sunnatullah, belajarlah Islam dgn baik&mendlm agar kamu tdk menghujat&mencaci maki keyakinan org lain,” tulis Ngabalin di akun Twitternya, Minggu (18/4).
 
Di akhir cuitannya Ngabalin mengutuk para penceramah yang rasis dan barbar.
 
“saya mengutuk keras para penceramah yg RASIS dan BARBAR.#WaspadaMabokAgama,” pungkasnya. (Web Warouw)
 

Related Articles

Stay Connected

22,949FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,900PelangganBerlangganan

Latest Articles