Jumat, 5 Juni 2026

TUGASNYA APA..? Kemhan Bakal Bangun 2 Batalyon Komcad di Setiap Kabupaten/Kota

JAKARTA – Kementerian Pertahanan (Kemhan) menargetkan pembentukan dua Batalyon Komponen Cadangan (Komcad) di setiap kabupaten dan kota di Indonesia.

Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto mengatakan, target tersebut merupakan gambaran postur ideal Komcad yang ingin diwujudkan Kemhan ke depan.

“Jadi harapannya kita di tiap kabupaten itu ada dua Batalyon Komcad ya. Selain satu batalyon infanteri, kita juga mengharapkan di tiap-tiap kabupaten, di 514 kabupaten itu juga ada dua batalyon komcad. Kita harapkan seperti itu, targetnya seperti itu,” kata Donny di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, dikutip Bergelora, Jumat (5/6/2026).

Menurut Donny, keberadaan Komcad tetap diprioritaskan untuk mendukung tugas pertahanan negara apabila diperlukan oleh TNI.

“Tugas utamanya adalah kalau TNI membutuhkan untuk tugas pertahanan militer ya, itu dibutuhkan, kita baru mengharapkan bantuan mobilisasi dari komcad-komcad di daerah,” jelas dia.

Donny menambahkan, program pembentukan Komcad terus berjalan. Salah satunya melalui penetapan 500 aparatur sipil negara (ASN) di Provinsi Sulawesi Selatan sebagai anggota Komcad beberapa waktu lalu.

Menurut dia, sejumlah pemerintah provinsi juga berencana menggelar pelatihan Komcad dalam waktu mendatang sebagai bagian dari upaya memperluas kekuatan cadangan nasional.

Pemerintah Terus Latih Komcad ASN

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 1.758 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai kementerian dan lembaga resmi ditetapkan sebagai Komponen Cadangan (Komcad) setelah mengikuti Latihan Dasar Militer (Latsarmil).

Kepala Badan Cadangan Nasional (Kabacadnas) Kementerian Pertahanan Letjen TNI Gabriel Lema mengambil sumpah mereka di Artha Hanggar Indonesia, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (3/6/2026).

“Hari ini dan baru saja, saya atas perintah dan petunjuk dari Bapak Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Kepala Badan Cadangan Nasional baru saja melaksanakan pengambilan sumpah dan penetapan Komponen Cadangan dari sejumlah 1.758 personel Aparatur Sipil Negara yang ada di seluruh kementerian dan lembaga pusat,” ujar Gabriel, Rabu.

Gabriel mengungkapkan, penetapan tersebut merupakan bagian dari program pembentukan Komcad ASN gelombang pertama pada tahun anggaran 2026. Secara keseluruhan, pemerintah menargetkan merekrut sekitar 4.000 ASN sebagai Komcad pada tahun ini.

Gabriel melanjutkan, saat ini Indonesia telah memiliki sekitar 50.000 anggota Komcad dari berbagai unsur masyarakat. Khusus untuk ASN, program pembentukan Komcad akan diperluas hingga ke seluruh daerah di Indonesia.

Hingga akhir tahun, pemerintah menargetkan tujuh hingga delapan provinsi lain ikut menyelenggarakan program serupa.

Adapun gelombang kedua Komcad ASN dijadwalkan mulai dibuka pada 27 Agustus 2026. Pelatihan akan berlangsung selama sekitar satu setengah bulan dan ditargetkan selesai pada awal hingga pertengahan Oktober 2026. (Calvin G. Eben-Haezer)

Related Articles

Stay Connected

22,949FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,800PelangganBerlangganan

Latest Articles