Selasa, 21 Mei 2024

UKRAINA TAK MAMPU BERTAHAN NIH..! Putin Tambah Pasukan Hingga 10 Kali Lipat, Gelombang Serangan Ke Berbagai Kota

JAKARTA – Berikut ini perkembangan terkini perang Rusia dan Ukraina hari ke-779 pada Jumat (12/4/2024).

Hari ini pukul 00.00 waktu setempat, Rusia meluncurkan drone Kamikaze Shakhed ke berbagai wilayah Ukraina, termasuk Odesa, Vinnytsia, Kyiv, Kirovograd, Kherson, Cherkassy, Nikolaev, Khmelnytskyi.

Kemudian pada pukul 03.04 waktu setempat, terdengar ledakan di Khmelnytskyi, Ukraina.

Sebelumnya angkatan udara Ukraina melaporkan pergerakan drone Shakhed ke arah Khmelnytskyi.

Pada pukul 05.00 waktu setempat, Ukraina membunyikan peringatan serangan udara di Vinnytsia, seperti dilaporkan Suspilne.

Lituania Kirim Paket Bantuan ke Ukraina

Ukraina menerima paket bantuan baru dari Lituania pada Kamis (11/4/2024).

Bantuan ini mencakup anti-drone, generator, dan kotak lipat yang ditujukan untuk Angkatan Bersenjata.

Sebelumnya, Ukrainam meminta Lituania untuk memasok Ukraina dengan amunisi 155 mm, kendaraan lapis baja M577, sistem anti-drone, peralatan yang diperlukan untuk musim dingin, dan puluhan ribu set pakaian hangat serta ribuan amunisi peluncur granat antitank Carl Gustaf tahun ini.

Tambah Pasukan 7-10 Kali Lipat

Jumlah pasukan Rusia melebihi pasukan Ukraina tujuh hingga sepuluh kali lipat di wilayah timur, kata Jenderal Yuriy Sodol dari Ukraina kepada parlemen.

“Jumlah musuh melebihi kami sebanyak 7-10 kali lipat, kami kekurangan tenaga kerja,” kata Yuriy Sodol, yang memimpin pasukan di wilayah Kharkiv, Donetsk dan Luhansk di Ukraina timur, Kamis, dikutip dari The Guardian.

Hancurkan Fasilitas Energi Listrik Ukraina

Rudal dan drone Rusia menghancurkan pembangkit listrik besar di dekat Kyiv dan menghantam fasilitas listrik di beberapa wilayah Ukraina pada hari Kamis.

Serangan besar tersebut menghancurkan pembangkit listrik tenaga batu bara Trypilska di dekat Kyiv.

Pakai Bom Khusus

Analisis pemerintah Ukraina mengatakan Rusia menggunakan bom berpemandu “drop-and-forget” secara massal.

Bom tersebut mengandung komponen dan ditembakkan hingga 500 bom dalam seminggu.

“Bom berdaya ledak tinggi dan bom curah yang dilengkapi dengan sistem pemandu “UMPC” dengan jangkauan 40-60 km (25-37 mil) kini dikatakan sebagai ancaman utama di garis depan, yang memaksa pasukan Ukraina mundur,” kata analisis itu.

Ukraina dan Latvia Sepakat untuk Kerja Sama Militer

Kepada Bergelora.com di Jakarta dilaporkan, Ukraina dan Latvia menandatangani perjanjian keamanan bilateral, Volodymyr Zelenskiy mengumumkan saat berkunjung ke Vilnius.

“Ini membayangkan dukungan militer tahunan Latvia untuk Ukraina sebesar 0,25 persen dari PDB. Latvia juga membuat komitmen 10 tahun untuk membantu Ukraina dalam pertahanan siber, penghapusan ranjau, dan teknologi tak berawak, serta dukungan bagi Ukraina untuk bergabung dengan UE dan NATO,” kata Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, Kamis.

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, mengatakan negosiasi apa pun mengenai Ukraina tanpa Rusia tidak ada artinya.

“Kami telah berulang kali mengatakan bahwa negosiasi tanpa Rusia tidak ada artinya… Presiden Putin telah berulang kali menekankan bahwa kami tetap terbuka terhadap proses negosiasi,” kata Peskov, dikutip dari Reuters.

Pemerintah Swiss akan menjadi tuan rumah konferensi tingkat tinggi selama dua hari pada Juni 2024 yang bertujuan untuk mencapai perdamaian di Ukraina, yang tidak melibatkan Rusia dalam acara itu. (Enrico N. Abdielli)

Gelombang Serangan Ke Berbagai Kota

Sebelumnya dilaporkan, pihak berwenang Ukraina melaporkan ledakan di wilayah utara, selatan dan barat negara itu. Kiev mengatakan gelombang serangan rudal Rusia Kamis (11/4/2024) pagi ini merusak fasilitas pembangkit listrik.

Di aplikasi kirim-pesan Telegram, Walikota Kharkiv Lhor Terekho mengatakan ledakan terdengar di kotanya. Gubernur Wilayah Ivan Fedoroz juga mengatakan ledakan terdengar di wilayah Zaporizhzhia.

Melalui Telegram Gubernur wilayah Lviv Maksim Kozytskyi mengatakan pertahanan udara sedang bekerja di wilayahnya. Menteri Energi Ukraina Herman Halushchenko mengatakan serangan tersebut menargetkan fasilitas pembangkit dan distribusi listrik di wilayah Kharkiv, Zaporizhzhia, Lviv, dan Kiev.

Sebelumnya dilaporkan Komandan Wilayah Eropa Angkatan Bersenjata Amerika Serikat (AS) Jenderal Christopher Cavoli mengatakan Ukraina akan kehabisan peluru artileri dan interseptor pertahanan udara “dalam waktu yang cukup singkat” tanpa bantuan AS. Cavoli mengatakan hal itu membuat Ukraina rentan atau kalah total.

Pada Komite Angkatan Bersenjata House of Representative AS, Cavoli mengatakan saat ini Rusia menembakan lima peluru artileri untuk setiap satu peluru yang ditembakan Ukraina. Menurutnya dalam beberapa pekan ke depan kesenjangan ini dapat menjadi 10 per 1 peluru.

“Bila satu pihak dapat menembak dan pihak tidak bisa membalasnya, pihak yang tidak bisa membalas akan kalah, jadi pertaruhannya sangat tinggi,” kata Cavoli, Rabu (10/4/2024) kemarin.

“Mereka sangat-sangat bergantung pada kami, pak ketua dan tanpa bantuan kami, mereka tidak mungkin menang,” tambahnya.

Ketua House of Representatives AS yang berasal dari Partai Republik Mike Johnson menolak menggelar pemungutan suara undang-undang yang memberikan 60 miliar dolar AS ke Ukraina. Gedung Putih kesulitan mencari cara untuk mengirimkan bantuan ke Kiev yang berperang melawan invasi Rusia selama lebih dari dua tahun.

Serangan udara Rusia ke wilayah Kharkiv di timur laut Ukraina menghantam sebuah klinik dan apotik, menewaskan setidaknya tiga orang.

Kepada Bergelora.com di Jakarta dilaporkan, sudah lama Rusia melancarkan serangan ke Kharkiv dan wilayah sekitarnya. Namun beberapa pekan terakhir serangan-serangan itu semakin intensif, menghantam infrastruktur sipil dan energi.

Pemerintah Presiden Joe Biden mengungkapkan kekhawatiran lemahnya pendanaan untuk Ukraina. Bulan lalu Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin memperingatkan ketahanan Ukraina dalam bahaya dan ingin berusaha menyakinkan sekutu-sekutu AS untuk berkomitmen pada Kiev. (Web Warouw)

.

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

342FansSuka
1,543PengikutMengikuti
1,100PelangganBerlangganan

Terbaru