JAKARTA- Ratusan pekerja diterlantarkan perusahaan kayu PT Hakersen Indonesia setelah penghentian operasinal dan PHK massal karena dampak Corona. Para pekerja dipungut biaya pemeriksaan Corona sebesar Rp 35.000/orang di Puskesmas saat akan pulang ke Sorong, Jayapura. Hal ini dilaporkan oleh Andry Laritembun Ketua Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Fak-fak dari Fakfak, Papua Barat kepada Bergelora.com di Jakarta, Selasa (28/4).
“Sebanyak 35 orang eks pekerja PT Hakersen saat ini di Puskesmas. Mereka diterlantarkan perusahaan. KTP nya warga Sorong. Sekarang harus kemabli ke Sorong. Salah satu persyaratan adalah surat kesehatan dari pemeriksaan puskesmas,” jelasnya.
Menurutnya, seharusnya perusahaan melakukan pemeriksaan pada pekerjanya sebelum menghentikan operasional apalagi melakukan PHK.
“Kalaju seperti ini, perusahaan lepas tangan terhadap kesehatan pekerja. Setelah itu pekerja yang sudah tidak punya biaya hidup harus memeriksakan kesehatannya dengan mengeluarkan biaya sendiri,” ujarnya.
Dalam hal ini pemerintah diminta memastikan tanggung jawab perusahaan pada pekerja dalam situasi wabah Corona saat ini.
“Kalau sudah lepas tanggung jawab begini. Pemerintah perlu segera memberikan jalan keluar agar pemeriksaan Corona bisa didapati secara cuma-cuma. Agar pekerja bisa segera mendapat surat sehat dan pulang ke rumahnya,” ujarnya.
PT Hakersen Indonesia beroperasi di Desa Tuburwasak, Distrik Karas, Kabupaten Fakfak, Papua Barat
Kasus Terus Bertambah
Sementara itu, kasus positif Covid-19 di Indonesia terus bertambah. Hingga Senin (27/4), jumlah total penderita Covid-19 di Indonesia berjumlah 9096 orang. Jumlah ini didapatkan dari lebih dari pemeriksaan lebih dari 59 ribu pasien. Dari jumlah tersebut 1.151 orang dinyatakan sembuh dari covid-19. Sementara angka kematian akibat virus corona di Indonesia mencapai 765 orang. Tim Gugus Tugas Coivd-19 menyampaikan langsung saat memberikan keterangan pers pada, Senin (27/4).
“Dan kasus positif yang kita dapatkan adalah 9.096 orang. Kemudian yang sudah sembuh menjadi 1.151 orang. Sementara yang meninggal ada 765 orang,” ujar Achmad Yurianto, Senin (27/4).
Adapun secara rinci kasus corona Covid-19 di Indonesia adalah sebagai berikut:
Pasien Positif
1. Aceh 9 orang
2. Bali 194 orang
3. Banten 382 orang
4. Bangka Belitung 10 orang
5. Bengkulu 8 orang
6. Daerah Istimewa Yogyakarta 83 orang
7. DKI Jakarta 3869 orang
8. Jambi 32 orang
9. Jawa Barat 951 orang
10. Jawa Tengah 666 orang
11. Jawa Timur 796 orang
12. Kalimantan Barat 51 orang
13. Kalimantan Timur 107 orang
14. Kalimantan Tengah 112 orang
15. Kalimantan Selatan 150 orang
16. Kalimantan Utara 90 orang
17. Kepulauan Riau 86 orang
18. Nusa Tenggara Barat 206 orang
19. Sumatera Selatan 129 orang
20. Sumatera Barat 121 orang
21. Sulawesi Utara 40 orang
22. Sumatera Utara 111 orang
23. Sulawesi Tenggara 45 orang
24. Sulawesi Selatan 440 orang
25. Sulawesi Tengah 36 orang
26. Lampung 42 orang
27. Riau 39 orang
28. Maluku Utara 26 orang
29. Maluku 22 orang
30. Papua Barat 16 orang
31. Papua 151 orang
32. Sulawesi Barat 35 orang
33. Nusa Tenggara Timur 1 orang
34. Gorontalo 14 orang
(Web Warouw)

