Rabu, 29 April 2026

AWAAAS…! Masyarakat Sipil untuk Demokrasi Menolak Keras Mobilisasi Pemilih Saat Pencoblosan

Apel Lapangan Silang Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (5/4). (Ist)

JAKARTA- Kelompok Masyarakat yang tergabung dalam Masyarakat Sipil untuk Demokrasi di Jakarta menyampaikan bahwa Menolak cara-cara Mobilisasi Pemilih dari lingkungan pemukiman dan Rumah Ibadah saat Pemilu nanti.

Koordinator Masyarakat Sipil untuk Demokrasi Riano Oscha menyampaikan bahwa mobilisasi warga masyarakat pada hari pencoblosan tersebut adalah merupakan bentuk intimidasi dan penggiringan pemilih yang tidak dibenarkan undang – undang

“Kami menolak adanya mobilisasi dan bentuk-bentuk Intimidasi dan Penggiringan masyarakat pada hari Pencoblosan pemilu 17 April 2019 nanti,” tegasnya kepada Bergeloral.com di Jakarta, Sabtu (6/4).

Dia menambahkan bahwa bentuk-bentuk intimidasi dan Penggiringan Masyarakat dari lingkungan pemukiman dan rumah ibadah tersebut tidak dibenarkan Peraturan perundang-undangan.

“Penggiringan Masyarakat di lingkungan permukiman warga dan di masjid-masjid dengan kedok sholat subuh berjamaah adalah tindakan tercela dan tidak dapat dibenarkan seyogyanya sholat berjamaah dilakukan setiap hari bukan hanya pada saat Pemilu, ini sangat sarat kepentingan politik,” tambahnya.

Hal tersebut juga di nilai mengancam Persatuan dan Kerukunan Bangsa, mendekonstruksi tatanan Demokrasi dengan proses politisasi agama untuk kepentingan politik, dan merupakan cara cara yang tidak mendidik masyarakat di tengah proses Demokrasi yang berjalan.

“Hal tersebut dapat menodai proses demokrasi yang tengah berjalan dan mengancam persatuan dan kerukunan bangsa yang selama ini sudah terjalin erat dalam bingkai NKRI,” Tegas Riano.

Berangkat dari itu, Masyarakat Sipil untuk Demokrasi juga menyampaikan bahwa Meminta pihak aparat keamanan khususnya POLRI dan Penyelenggara Pemilu yaitu KPU dan Bawaslu serta Pemerintah untuk Melarang segala bentuk Intimidasi melalui mobilisasi dan Penggiringan Masyarakat pada hari Pencoblosan Pemilu 17 April 2019 nanti.

“Kami meminta aparat keamanan dan penyelenggara Pemilu untuk melarangnya agar Pemilu 2019 nanti dapat berjalan kondusif” tambahnya.

Masyarakat Sipil untuk Demokrasi juga menghimbau kepada seluruh Masyarakat agar tidak perlu takut,   cemas dan khawatir dengan isu-isu tersebut. Masyarakat harus menggunakan Hak Pilihnya dengan Merdeka dan dilindungi oleh aparat keamanan negara agar Pemilu 2019 dapat berjalan dengan kondusif dan aman agar dapat dicapai Pemilu yang LUBER, Jujur dan Adil. (Enrico N. Abdielli)

Related Articles

Stay Connected

22,949FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,900PelangganBerlangganan

Latest Articles