Sabtu, 2 Mei 2026

CERDAS DOONG…! Soroti Rencana Beli Alutsista Usang Rp 1,760 T, Emil Salim Ingatkan Sekarang Senjata Berbasis Artificial Intelligence

JAKARTA- Ekonom Emil Salim mengingatkan agar Indonesia tidak jadi negara buangan senjata lama. Karena saat ini teknologi persenjataan konvensional tengah beralih ke industri berbasis Artificial Intelligence. Hal ini disampaikannya dalam akun twitternya menanggapi bocornya rencana Menteri Pertahanan Prabowo Subianto untuk mengambil pinjaman sebesar Rp 1,750 triliun untuk membeli Alutsista.

“Abad ke 21 ditandai dengan peralihan teknologi persenjataan konvensional ke industri berbasis ‘artificial intelligence‘,” tulis Emil Salim cuitnya dalam akun @emilsalim2010, Kamis (3/6).

“Agar RI tidak jadi ‘kawasan buangan senjata konvensional yg usang dan banyak diobral’, kita perlu konsep strategi pertahanan dan modern membangun ABRI abad ke 21,” katanya.

Ia pun mempertanyakan rencana belanja alutsista dengan biaya yang besar itu.

Pasalnya, menurut Emil Salim masyarakat Indonesia tengah menderita karena Covid-19 dan krisis ekonomi.

“Ketika rakyat sedang bergumul dengan pandemi Covid-19 yang belum tertundukkan, krisis ekonomi yg masih merajalela sehingga derita rakyat belum tertanggulangi,” tutur Emil Salim.

“Urgenkah belanja senjata ABRI sekarang Rp 1.750 triliun rupiah? Adakah studi kelayakannya dan rencana utuh di Bappenas?” tanyanya.

Kepada Bergelora.com dilaporkan, sebelumnya, Emil Salim juga menyoroti terkait rencana pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertahanan belanja alutsista.

Rencana belanja alutsista itu menganggarkan biaya hingga Rp1.750 triliun.

Emil Salim juga mengungkapkan musuh sebenarnya Republik Indonesia (RI).

Dengan menyindir, menurut Emil Salim, musuh Indonesia bukan ancaman asing yang butuhkan biaya besar untuk belanja senjata modern.

Tetapi, bagi Emil Salim musuh yang sebenarnya bagi Indonesia adalah kemiskinan, dan kebodohan.

Selain itu, masyarakatnya masih tertinggal dalam ilmu teknologi dan kesehatan.

Terkait musuh Indonesia itu disampaikan Emil Salim di akun Twitter @emilsalim2010 miliknya pada Kamis, 3 Juni 2021.

“Musuh RI = kemiskinan, kebodohan, ketertingalan manusia dalam ilmu teknologi dan kesehatan,” cuit Emil Salim.

“Ketimbang musuh/ancaman asing yang butuhkan senjata modern berbiaya triliunan rupiah anggaran/pinjaman,” sindir Emil Salim.

Oleh karena itu, Ekonom Senior itu menyampaikan bahwa yang semestinya jadi prioritas adalah membina manusianya.

“Maka prioritas utama bangsa: bina manusia Indonesia cerdas, sejahtera, berketahanan nasional!” ungkap Emil Salim. (Web Warouw)

Related Articles

Stay Connected

22,949FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,800PelangganBerlangganan

Latest Articles