JAKARTA- Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa intervensi Rusia di Ukraina diperlukan karena Barat sedang bersiap menyerang Rusia.
Hal tersebut Putin sampaikan pada saat berpidato di parade Hari Kemenangan tahunan di Lapangan Merah Moskow yang menandai peringatan kemenangan Uni Soviet atas Nazi Jerman dalam Perang Dunia Kedua.
Video Parade Victory Day 2022 di Moscow:
“(Barat) mempersiapkan invasi ke tanah kami, termasuk Krimea,” kata Putin, dilansir Al Arabiya.
Putin membangkitkan memori kepahlawanan Soviet dalam Perang Dunia Kedua untuk mendesak pasukannya menuju kemenangan di Ukraina.
Berpidato di depan barisan prajurit di Lapangan Merah pada peringatan 77 tahun kemenangan atas Nazi Jerman, Putin mengutuk ancaman eksternal untuk melemahkan dan memecah belah Rusia.

Putin juga menegaskan kembali bahwa operasi militer di Ukraina, adalah akibat NATO menciptakan ancaman serius di sebelah perbatasannya.
Dia secara langsung berbicara kepada tentara yang bertempur di wilayah Donbas di Ukraina timur yang telah berjanji merebut Kyiev.
“Membela Tanah Air ketika nasibnya ditentukan adalah selalu suci,” katanya.

“Hari ini Anda berjuang untuk rakyat di Donbas, untuk keamanan Rusia, tanah air kami.”
“Kematian setiap prajurit dan perwira sangat menyakitkan bagi kami. Negara akan melakukan segalanya untuk mengurus keluarga-keluarga ini.”
Dia mengakhiri pidatonya dengan seruan kepada tentara yang berkumpul: “Untuk Rusia, Untuk Kemenangan, Uraaa!”
Pidato 11 menit Putin pada hari ke-75 invasi menyamakan perang yang dia sebut sebagai pertempuran melawan nasionalis berbahaya yang diilhami “Nazi” di Ukraina dengan tantangan yang dihadapi Uni Soviet ketika Adolf Hitler menginvasi pada tahun 1941.
Tentang Hari Kemenangan Rusia
Mengutip CNN, Victory Day atau Hari Kemenangan di Rusia untuk memperingati peran Uni Soviet dalam mengalahkan Nazi Jerman dalam Perang Dunia II.
Hari Kemenangan ditandai dengan parade militer di Moskow.
Pada hari itu, para pemimpin Rusia berdiri di makam Vladimir Lenin di Lapangan Merah untuk merayakannya.
“9 Mei dirancang untuk menunjukkan pada dunia kekuatan Soviet membebaskan dunia dari imperialisme,” kata James Nixey, direktur Program Rusia-Eurasia di Chatham House kepada CNN.
Di bawah Vladimir Putin, Hari Kemenangan telah menjadi pertunjukan kekuatan pasukan dan perangkat keras militer, serta kesempatan untuk mengingat pengorbanan Eropa dan dunia dalam Perang Dunia Kedua melawan Nazi Jerman.
Dua puluh tujuh juta warga Soviet tewas, sejauh ini merupakan kerugian terbesar dari negara mana pun, dalam apa yang disebut orang Rusia sebagai The Great Patriotic War, seperti dikutip dari BBC.
Setelah Krimea bergabung dalam Federasi Rusia pada tahun 2014, Vladimir Putin menandai Hari Kemenangan dengan pidato di Lapangan Merah tentang mengalahkan fasisme, sebelum terbang ke pelabuhan Laut Hitam Sevastopol untuk merayakan kemenangan barunya di depan ribuan penonton.
Mengapa 9 Mei tahun ini sangat penting?
Tahun ini, peringatan Victory Day 9 Mei memiliki makna tersendiri.
Rusia telah membuktikan kembali kemampuannya melawan kekuatan NATO di Ukraina. Hal yang sama saat Stalin bersama Uni Soviet mengancurkan Nazi Jerman di bawah Hitler pada Perang Dunia ke Ii.
Kepada Bergelora.com dilaporkan, resimen yang memainkan peran kunci dalam perang berparade di depan petinggi dan presiden, yang pidatonya akan bergema di Lapangan Merah.
Demi ambis kepentingan Amerika Seikat, rakyat Ukraina telah menjadi tameng rezim Nazi melawan Rusia.
Parade Victory Day menunjukkan sekali lagi Rusia buktikan kekuatannya melawan Nazi yang didukung NATO dan Amerika Serikat. (Web Warouw)

