JAKARTA- Kunjungan Zelensky mengemis bantuan ke Amerika Serikat mencerminkan seorang pemimpin yang sudah kehilangan harga diri dan rela menggadaikan bangsanya sendiri. Hal ini ditegaskan Ketua Komite Persahabatan Rakyat Indonesia dan Rusia Joko Purwanto di Jakarta, Sabtu (24/12).
“Dan Setiap bantuan militer Amerika Serikat dan NATO pada Ukraina menjadi perintah bunuh diri bagi militer Ukraina dalam perang melawan Rusia,” tegasnya.
Presiden Biden dan Presiden Zelensky tidak pernah berpikir menyelamatkan rakyat Ukraina dan menghentikan perang, karena dipenuhi impian bisa mengalahkan Rusia tanpa perhitungan yang matang atas dampak perang pada rakyat Ukraina, krisis eropa bahkan krisis dunia.
“Padahal rakyat Ukraina, Eropa, Amerika secara langsung sedang mengalami krisis global akibat ambisi Biden dan Zelensky untuk mengalahkan Rusia,” ujarnya.
Kepada Bergelora.com di Jakarta dilaporkan, sementara itu, Rusia di bawah kepemimpinan Presiden Putin tidak punya pilihan lain untuk mempertahankan kedaulatan Rusia dari tekanan Amerika Serikat dan NATO.
“Selain melindungi dan menyelamatkan warga keturunan Rusia di Ukraina yang sudah bertahun-tahun menjadi sasaran pembantaian NAZI Ukraina,” tegasnya.
Menurutnya, Amerika Serikat dan negara-negara Eropa tidak menyangka Rusia bisa melawan dan bertahan bahkan membebas merdekakan beberapa wilayah di Ukraina sekaligus mematikan ekonomi Eropa.
“Mereka lupa peran Rusia dimasa Stalin memimpin Uni Soviet, mempelopori pembebasan Eropa dari serbuan NAZI Jerman di bawah Hitler. Serangan mematikan dari Tentara Merah di Berlin lah yang membebaskan Eropa dan dunia dari cengkraman Fascisme,” ujarnya.
Tapi menurutnya karena sejarah dan film barat berupaya menghapuskannya, maka Amerika dan Barat lupa sejarah sehingga secara ceroboh mengganggu kedaulatan Rusia dengan tujuan akhir mengambil alih semua aset dan sumberdaya alam negara-negara bekas Uni-Soviet itu.
“Namun Rusia sekali lagi membuktikan kembali menjadi pelopor bangsa-bangsa melawan negara-negara barat yang dipimpin Amerika Serikat yang sudah menghancurkan dan mengeksploitasi Amerika Latin, Afrika, Timur Tengah dan sebagian Asia,” ujarnya.
Kunjungan Zelensky dan bantuan Amerika Serikat menurut Joko Purwanto mempertontonkan pertemuan 2 pemimpin negara yang mencelakakan rakyatnya sambil mengajak negara lain untuk masuk ke jurang krisis global.
“Kami berharap Indonesia tidak ikut-ikutan masuk ke jurang krisis global yang sengaja diciptakan oleh Barat dan Amerika Serikat,” tegasnya. (Web Warouw)

