Senin, 24 Juni 2024

ADA KELOMPOK DISERSI TNI NIH..! Connie Rahakundini Ungkap 3 Organisasi Tentara Asing Bayaran Terlibat Konflik Papua

“Pokoknya yang gue curigai DynCorp, mereka ikut main.”

JAKARTA – Analis pertahanan Connie Bakrie mengungkap dugaan ada keterlibatan tentara bayaran di balik konflik di Papua saat ini.

Connie bahkan terang-terangan menyebut siapa saja organisasi atau perusahaan multinasional di bidang layanan keamanan yang diduga memasok tentara bayaran dalam konflik Papua.

Belakangan, tentara bayaran inilah yang disebut Connie melakukan penyerangan terhadap 36 personel Kopassus, hingga beberapa prajurit dinyatakan gugur.

Salah satu perusahaan keamanan yang diduga memasok tentara bayaran dalam konflik Papua, adalah DynCorp.

DynCorp diketahui merupakan perusahaan kontraktor militer swasta yang bermarkas di Reston Virginia Amerika Serikat. Perusahaan ini memiliki unit-unit usaha berkaitan dengan operasi bersenjata.

“Pokoknya yang gue curigai DynCorp, mereka ikut main,” kata Connie di saluran Youtube R66 Newlitics, Selasa, 16 Mei 2023.

Kemudian, perusahaan lain yang dicurigai Connie, yakni Erinys. Ini merupakan perusahaan internasional bermarkas di Dubai, Uni Emirat Arab yang menyediakan layanan sekuriti, dan bisa beroperasi di daerah rawan.

Erinys dikenal sebagai perusahaan yang kerap menawarkan kemampuannya untuk mengurangi risiko yang mungkin ditimbulkan.

Dan yang ketiga, adalah G4S. Sebuah perusahaan keamanan global yang berbasis di London dan menyediakan layanan keamanan.

“Mereka saja punya 620 ribu tentaranya, bisa di mana saja, dan bayaran mereka mahal banget,” kata Connie.

Ada Disersi TNI

Selain itu, Connie turut menduga kalau ada pula tentara-tentara bayaran yang sebenarnya datang dari tubuh TNI sendiri. Mereka adalah prajurit yang desersi, dan kemudian memilih dalam konflik Papua, karena bayaran yang menggiurkan.

“Kita tuh harus jujur ya, banyak sekali tentara kita dengan program yang salah dan terlalu terburu-buru, itu akhirnya jadi tentara desersi.”

“Jadi kalau dia desersi, pilihan untuk masuk ke situ lebih besar. Dari mana mereka bisa bayar? Pesawat Susi Air yang dibakar saja mereka bisa bayar,” katanya.

Connie menyebut diplomat Indonesia sebenarnya terbukti kedodoran. Apalagi saat tiba-tiba ada rencana pertemuan antara KKB dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto serta Menkopolhukam Mahfud MD.

Dia langsung meminta agar pertemuan itu tidak dilakukan, karena hanya akan menurunkan derajat Indonesia di mata dunia.

Pada kesempatan itu, Connie turut menyatakan kemarahannya soal adanya jenderal asing yang justru kerap menggunakan bendera Inggris di kepala.

Connie heran mengapa bendera itu kerap dipakai, dan perlu ada klarifikasi dari pihak Inggris. Sebab hal itu sangat mengganggu perihal isu konflik di Papua, terlebih dengan kecurigaan adanya tentara bayaran.

Wawancara lengkap Connie Rahakundini:

Tidak Semudah di Jakarta

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyebut situasi di Papua tidak semudah di Jakarta sehingga menyulitkan dalam mengatasi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

“Kalau kita lihat di lapangan, situasi lapangan itu tidak semudah yang kita bayangkan seperti kalau kita di Jakarta,” kata Presiden Jokowi seusai menanam mangrove dalam acara Puncak Penanaman Mangrove Nasional di Taman Wisata Alam (TWA) Angke Kapuk, Jakarta pada Senin (15/5).

Hal tersebut disampaikan Presiden terkait dengan penyanderaan yang dilakukan oleh KKB terhadap empat pekerja proyek tower BTS PT inti Bangun Sejahtera (IBS) di Distrik Okbab, Kabupaten Pengunungan Bintang, Provinsi Papua. Namun saat ini keempatnya sudah tidak lagi disandera.

“Saya ke Nduga 2 kali, ke Wamena tidak tahu mungkin 4 atau 5 kali. Medannya betul-betul sangat sulit, hutan belantara, sangat dingin, jurangnya dalam beratus-ratus meter. Kalau belum ke sana, belum bisa membayangkan padahal yang namanya KKB itu menguasai lapangannya,” ungkap Presiden.

Presiden Jokowi menegaskan bukan berarti pemerintah pesimis terhadap KKB termasuk soal pencarian dan penyelamatan pilot Susi Air, Phillip Mehrtens, yang disandera KKB sejak Februari 2023.

“Bukan berarti kita pesimis, tidak, tapi memang medannya seperti itu, tapi kan juga kemarin yang sandera sudah ada yang bisa diamankan kembali, medannya kalau bapak ibu ke sana baru mengerti betul, bahwa medannya sangat berat sekali,” kata Presiden.

Sebelumnya Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri memastikan empat pekerja proyek tower BTS PT Inti Bangun Sejahtera (IBS) yang sempat disandera KKB telah dibebaskan.

Fakhiri mengatakan keempat pekerja proyek tersebut sudah berada bersama masyarakat di Distrik Okbab, dan korban penyanderaan yang terluka dianiaya oleh kelompok KKB itu sudah mendapat perawatan medis di puskesmas setempat.

Sebelumnya diberitakan, tiga karyawan PT IBS yang terluka akibat penyerangan anggota KKB menggunakan senjata tajam, yaitu Benyamin Sembiring, Asmar dan Fery.

Tokoh masyarakat dan tokoh agama di Okbab, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, membantu membebaskan para sandera yang akan membangun tower BTS.

Fakhiri berharap melalui kepala distrik dapat membangun komunikasi dengan pelaku penganiayaan terhadap tiga korban tersebut serta bisa bertemu dengan salah satu pegawai yang merupakan orang asli Papua yang sempat terhindar dari kejadian penganiayaan tersebut.

Dari empat orang yang disandera, dimana tiga orang merupakan warga pendatang yang kena bacok dan satu orang lainnya merupakan masyarakat asli Papua dan dalam kondisi baik.

“Yang satu sempat mengamankan diri ke Puskesmas, yang kedua ditahan, yang dua ini atas pendekatan tokoh masyarakat dan pendeta. Akhirnya diserahkan kepada mereka dan dibawa ke puskesmas untuk mendapat pengobatan,” ujar Fakhiri.

Saat ini aparat setempat sedang mengupayakan koordinasi dan komunikasi untuk bisa mengeluarkan ketiga pekerja proyek BTS PT IBS tersebut dari Distrik Okbab ke Oksibil, Ibukota Kabupaten Pegunungan Bintang. (Web Warouw).

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

342FansSuka
1,543PengikutMengikuti
1,100PelangganBerlangganan

Terbaru