Minggu, 10 Mei 2026

BAGI 1.582 KAPAL NELAYAN..! Prabowo Larang Perahu Asing Ambil Ikan di Laut RI: Untuk Rakyat Kita Saja!

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto tidak ingin kapal asing mengambil ikan dari laut Indonesia. Menurut dia, ikan di laut Indonesia harus dimanfaatkan oleh rakyat saja.  Prabowo menyampaikan, pemerintah akan menyiapkan 1.582 kapal untuk nelayan.

“Kita ingin bukan kapal asing yang ambil ikan di laut kita, kita ingin rakyat kita yang mengambil,” ujar Prabowo, saat meninjau Kampung Nelayan Merah Putih Leato Selatan, di Gorontalo dilaporkan Bergelora.com di Jakarta,  Minggu (10/5/2026).

“Kita akan bangun mulai tahun ini 1.582 kapal ikan, nanti kita akan bantu, kita akan bagi kapal-kapal itu nanti bapak-bapak nelayan dengan keluarganya bikin koperasi, nanti akan diatur apakah 30 nelayan 1 koperasi, atau 30, nanti kita beri kapal, kapal ada yang kecil, ada yang menengah dan ada kapal-kapal besar,” sambung dia. Prabowo menekankan, para nelayan memiliki jasa yang besar

Dia mengaku ingin memperkuat nelayan. Pada tahun ini saja, sebut Prabowo, pemerintah akan meresmikan 1.386 Kampung Nelayan Merah Putih.

“Dan tahun depan, kita akan bangun lagi, berapa tahun depan? 1.000. Dan seterusnya tiap tahun 1.000, 1.000, 1.000. Kita seluruh Indonesia punya 12.000 desa nelayan ya,” ucap Prabowo. Prabowo mengakui keinginannya itu merupakan pekerjaan besar.

Tapi, dia mengingatkan bahwa Indonesia merupakan bangsa besar.

“Saya sering diejek, ‘Prabowo ini ini’, ‘Prabowo itu itu’. Tapi, saya tidak ragu-ragu untuk rakyat kita tidak ragu-ragu,” ujar dia.

Prabowo meyakini pihaknya sudah berada di jalan yang benar. Ia menyebut rakyat Indonesia harus sejahtera, termasuk nelayan.

“Saya ingin senyum tiap hari karena penghasilannya baik,” imbuh Prabowo.

Prabowo Tanyakan BBM hingga Hasil Tangkapan

Presiden Prabowo Subianto sempat berdialog dengan sejumlah nelayan yang sedang beraktivitas di atas kapal saat mendatangi pelabuhan shelter sortir dan pengepakan ikan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Olalo, Kelurahan Leato Selatan, Kota Gorontalo.

Mulanya, Prabowo menyusuri area pelabuhan dan shelter aktivitas nelayan yang tengah melakukan sortir ikan.

Prabowo kemudian berdialog langsung dengan para nelayan yang sedang berkegiatan di atas kapal. Dalam dialog tersebut, Prabowo menanyakan aktivitas melaut para nelayan, mulai dari jumlah awak kapal hingga kendala yang dihadapi saat mencari ikan, termasuk persoalan bahan bakar minyak (BBM).

Acon Karim misalnya, dia merupakan nelayan yang berkesempatan berbicara langsung dengan Prabowo. Menurutnya, Presiden Prabowo menaruh perhatian terhadap aktivitas dan kebutuhan nelayan sehari-hari.

“Tanya kalau berapa anggota kapal. Dia (Presiden) tanya bahan minyak, jauh atau engga,” ujar Acon dalam keterangan Setpres.

Acon pun menyampaikan apresiasinya atas kunjungan Prabowo ke kawasan pelabuhan nelayan tersebut.

“Terima kasih, Pak Presiden, sudah datang di Pelabuhan Merah Putih,” ucapnya.

Nelayan lainnya, Brawijaya Kadullah turut mengapresiasi dukungan pemerintah melalui penyediaan fasilitas bagi nelayan di kawasan Kampung Nelayan Merah Putih.

“Yang terutama itu terima kasih banyak kepada Bapak Presiden kita, Bapak Prabowo Subianto, yang telah menyediakan tempat fasilitas Koperasi Nelayan Merah Putih,” kata Brawijaya.

Terakhir, ada nelayan bernama Tetin Yuli yang mengungkapkan kebahagiaan masyarakat atas kedatangan Prabowo ke Gorontalo.

“Alhamdulillah Bapak Presiden sudah sampai di sini. Kami rakyat di sini, masyarakat di sini senang sekali Bapak Presiden sudah datang ke sini,” imbuh Tetin.

Related Articles

Stay Connected

22,949FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,800PelangganBerlangganan

Latest Articles