JAKARTA — Tak hanya komunitas Yahudi India Bnei Menashe, komunitas Yahudi Tondano, Sulawesi Utara, Indonesia sempat diajak untuk pindah ke Israel .
Pemimpin komunitas Yahudi di Tondano Rabbi Yaakov Baruch menceritakan soal ajakan tersebut.
Siapa Bnei Menashe, Yahudi India yang Mau Diboyong ke Israel?
“Tawaran itu ada tapi tidak secara formal hanya non-formal saja,” kata Yaakov melalui pesan singkat, Rabu (26/11).
Lebih lanjut, Yaakov mengatakan tawaran itu bukan datang dari pemerintah atau pejabat Israel.
“Tapi lewat lembaga Yahudi yang mengurusi hal tersebut,” ungkap dia.
Yaakov juga bercerita sudah lama mendapat kesepakatan semacam itu. Namun, dia memilih tetap tinggal di Indonesia untuk mengurus komunitas Yahudi di negara ini.
Ajakan komunitas Yahudi pindah ke Israel menjadi sorotan setelah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu berniat memboyong kelompok Yahudi di India, Bnei Menashe ke negara itu.
Netanyahu menyebut akan membawa 1.200 anggota komunitas Bnei Menashe ke wilayah utara Israel tahun depan, salah satunya ditempatkan di Nof HaGalil.
Lebih lanjut, Netanyahu menegaskan bahwa pengiriman komunitas Yahudi India ini penting guna memperkuat wilayah Utara Israel, terutama Galilea.
Galilea merupakan wilayah utara Israel yang kerap jadi sasaran serangan kelompok milisi Hizbullah Lebanon.

Yahudi India
Komunitas Yahudi di India, Bnei Menashe rencananya akan dipulangkan bertahap ke Israel pada tahun 2030 mendatang.
Bnei Menashe adalah sebuah kelompok etnolinguistik dari negara bagian Manipur dan Mizoram di timur laut India, yang mengklaim diri sebagai keturunan dari salah satu dari Sepuluh Suku Israel yang hilang, yaitu suku Manasye.
Rencananya, mereka akan dipulangkan ke Galilea di utara Israel.
Galilea adalah sebuah wilayah yang terletak di bagian utara Israel.
Wilayah ini membentang di sebelah barat Sungai Yordan dan di sekitar Danau Galilea (yang juga dikenal sebagai Danau Kineret, Danau Genesaret, atau Danau Tiberias).
Galilea mencakup area sekitar 97 kilometer panjang dan 48 kilometer lebar, serta dikenal sebagai wilayah yang subur dan menjadi lokasi berbagai kota penting seperti Nazaret, Safed, dan Akka.
Wilayah ini memiliki sejarah yang kaya dan menjadi salah satu distrik paling utara di Israel, dengan batas yang berbatasan dengan Lebanon di utara dan daerah lainnya di sebelah selatan.
Galilea juga terkenal dalam konteks sejarah dan agama, karena di wilayah ini banyak kegiatan Yesus berlangsung menurut catatan dalam Alkitab.
Namun, wilayah ini memang pernah dan masih rentan mengalami konflik, terutama terkait dengan Israel dan negara-negara tetangga seperti Lebanon dan Suriah.
Salah satu fokus ketegangan utama adalah Dataran Tinggi Golan yang berada di sekitar wilayah Galilea utara dan menjadi daerah strategis penting yang pernah dicaplok Israel dari Suriah pada tahun 1981 setelah perang Perang Enam Hari 1967.
Bakal Dibiayai Negara
Sebanyak 5.800 anggota komunitas Yahudi di India akan dibiayai oleh Israel ketika sampai di negeri Zionis tersebut.

