Jumat, 23 Februari 2024

DPD: Ketimpangan Penghasilan Indonesia Tertinggi Di Asia

JAKARTA- Bank Dunia bahkan mencatat Indonesia sebagai salah satu negara dengan ketimpangan penghasilan paling tinggi di Asia. Penyebabnya adalah melebarnya gap antara pekerja berpenghasilan rendah dengan pekerja profesional. Hal ini disampaikan oleh Ketua DPD RI, Irman Gusman kepada Bergelora.com di Jakarta, Kamis (23/12)

Lebih lanjut, Irman mengatakan dalam Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) sudah menanti bangsa Indonesia. Hal ini harus dimanfaatkan sebagai peluang sekaligus tantangan dalam menghadapi abad ekonomi Asia, terlebih Indonesia memiliki keunggulan dari aspek jumlah penduduk terbesar dan perekonomian nomor 16 di dunia.

“Jadi cukup beralasan bagi kita untuk memiliki percaya diri dan optimisme dalam memasuki era MEA. Meskipun demikian, tentu kita harus berusaha untuk meningkatkan daya saing,” ujarnya.

Sebelumnya Irman Gusman mengatakan ada tiga masalah utama dalam kehidupan masyarakat Indonesia yang perlu segera kebijakan yang tepat agar tidak menjadi hambatan dalam memasuki era baru dengan diberlakukannya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Hal ini disampaikannya dalam Refleksi Akhir Tahun 2015 DPD RI dengan tema “Memantapkan Konsolidasi Nasional Menyambut Masyarakat Ekonomi ASEAN”di Gedung DPD RI, Senayan, Jakarta, Senin (21/12).

Dalam pidatonya, Irman memaparkan isu-isu strategis selama tahun 2015. Diantaranya, terdapat tiga masalah yang terus menjadi perhatian DPD RI yaitu kesenjangan, keadilan ekonomi dan kemiskinan. Ketiganya, dinilai dapat menjadi silent killer jika tidak dikelola dengan kebijakan yang tepat.

Isu lain yang turut dibahas adalah kabut asap di Kalimantan dan Sumatera dan pelaksanaan Pilkada serentak 9 Desember 2015 lalu yang dinilai berjalan dengan lancar meski terdapat sejumlah kelemahan dan kekurangan.

Selain itu, Irman juga mengucapkan selamat atas terpilihnya 5 pimpinan KPK. Meskipun lahir dalam suasana “kegaduhan politik”, namun Irman berharap DPD RI tetap optimis bahwa Pimpinan KPK yang dilantik hari ini akan mampu mengemban amanah untuk memberantas korupsi di Indonesia.

Masih terkait dengan kinerja DPD RI, Irman menjelaskan bahwa selama 11 tahun ini, DPD RI telah menghasilkan 518 buah keputusan yang terdiri dari 57 usulan RUU, 237 pandangan dan pendapat , 18 buah pertimbangan, 58 pertimbangan terkait anggaran, 148 hasil pengawasan dan 6 usulan Prolegnas.

Diakhir pidatonya, Irman mengajak seluruh elemen bangsa untuk memantapkan konsolidasi nasional dan integrasi bangsa sehingga seluruh energi bangsa dapat dipergunakan untuk kemajuan bangsa dan negara.

“Menutup tahun 2015 semoga saja juga menutup seluruh kegaduhan yang tidak perlu dan menatap masa depan yang lebih baik dalam suasana amai, aman dan tentram,”kata Irman. (Enrico N. Abdielli)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

342FansSuka
1,543PengikutMengikuti
1,100PelangganBerlangganan

Terbaru