JAKARTA – Saat ini ada empat kasus yang diduga coronavirus yang tidak ketahui asalnya di Amerika Serikat (AS) ,– satu di Oregon, satu di negara bagian Washington, dan dua di California Utara Hal ini dilaporkan dalam https://theweek.com/speedreads/899124/there-are-now-4-coronavirus-cases-unknown-origin dan disadur Bergelora.com di Jakarta Minggu (1/3).
Pusat Pengendalian Penyakit, CDC (Center For Disease Control) mengatakan Jumat (28/2) bahwa telah dilakukan upaya yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk membeendung penyebaran.
Hasil tes secara lokal pada 4 pasien telah menunjukkan positif, namun itupun masih menunggu konfirmasi dari CDC. Sebagian besar dari 67 kasus yang dikonfirmasi di Amerika Serikat sejauh ini telah berhasil ditelusuri berhubungan dengan perjalanan ke Asia, yang mana penyakit ini berasal dari Wuhan, Cina. Tetapi empat kasus yang disebutkan diatas telah terjadi tanpa riwayat perjalanan yang terkait. Oleh karennya 4 kasus tersebut dicap sebagai kasus “penyebaran dalam komunitas”, meskipun belum jelas.
CDC sekarang bekerja untuk meningkatkan jumlah laboratorium yang dapat menguji virus setelah memperluas pedoman pengujian untuk memasukkan orang yang menunjukkan gejala meskipun tidak memiliki sumber perjanan yang dapat diidentifikasi.
Kit pengujian tambahan telah tiba di California, tetapi terdapat beberapa kecacatan, yang menunda kemampuan laboratorium untuk melakukan pengujian.
“Ini tidak berjalan semulus yang kita inginkan,” kata Dr. Messonnier, direktur Pusat Nasional Imunisasi dan Penyakit Pernafasan CDC.
Kematian Pertama
Sementara itu seorang lelaki pegawai pemerintah di Washington berusia 50-an menjadi kematian pertama Amerika Serikat akibat virus Corona. Hal ini disampaikan para pejabat Departemen Kesehatan pada hari Sabtu (29/2), saat pemerintahan Presiden Trump sedang berupayamemerangi penyebaran wabah tersebut.
“Pasien tertular Corona itu meninggal di Rumah Sakit EvergreenHealth di Kirkland, dekat Seattle, dan belum bisa diketahui bagaimana dia terkena virus,” kata Jeffrey Duchin, kepala unit penyakit menular Departemen Kesehatan di Washington seperti dilaporkan https://www.nytimes.com/reuters/2020/02/29/world/asia/29reuters-china-health-usa.html dan disadur Bergelora.com.
Negara bagian itu menurutnya telah mencatat dua kasus yang diduga coronavirus lainnya di fasilitas perawatan jangka panjang di Kirkland yang lebih dari 50 penduduk dan pegawai pemerintahnya menunjukkan gejala Corona.
“Memang tidak memiliki penularan luas ke seluruh masyarakat secara lokal. Tapi ada penularan yang terkait dengan wabah di fasilitas perawatan jangka panjang ini,” kata Duchin.
Dua kasus di fasilitas Kirkland adalah seorang pekerja kesehatan berusia 40-an yang saat ini dalam kondisi baik, dan seorang wanita berusia 70-an yang tinggal di sana dan dalam kondisi serius.
“Ini adalah hari yang menyedihkan ketika kami mengetahui seorang warga Washington telah meninggal karena COVID-19. Hati kami ditujukan kepada keluarga dan teman-temannya,” kata gubernur negara bagian itu, Jay Inslee, dalam sebuah pernyataan.
Virus Corona telah menyebar di 46 negara dan menginfeksi lebih dari 60 orang di Amerika Serikat. (Web Warouw)

