Rabu, 14 Januari 2026

GILA BANGET NIH..! KSAD Ungkap Upaya Sabotase Jembatan Bailey di Sumatera: Biadab…

JAKARTA – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak mengungkap ada upaya menyabotase jembatan bailey yang dibangun TNI di wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Maruli mengaku mendapat laporan bahwa baut di jembatan-jembatan tersebut dilepas oleh orang tidak bertanggung jawab dan ia tidak menyangka ada orang yang sengaja melakukan hal itu.

“Dalam kondisi kompak pun, ini masih ada orang yang berusaha mensabotase jembatan bailey kita. Dua hari yang lalu, mungkin ada ditayangkan ininya (foto-fotonya), dibongkar baut-bautnya. Kami juga tidak menyangka ada orang sebiadab ini, terus terang saja,” kata Maruli dalam konferensi pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (29/12/2025).

Maruli menyatakan, baut-baut tersebut terlihat berpindah ke samping jembatan, dari yang sebelumnya sudah dipasang personel TNI.

Ia meyakini, sabotase ini diarahkan untuk mencoreng kerja pemerintah dalam penanganan bencana dengan mengorbankan nyawa masyarakat.

“Terlihat itu berpindah, nanti kalau ada yang perlu lihat fotonya, nanti saya kasih. Jadi dalam kondisi begini pun masih ada kelompok-kelompok orang yang mau, bisa dikatakan arahnya kepada pemerintah,” ucap Maruli.

“Mengorbankan masyarakat, masyarakat yang sedang bencana pun mau dikorbankan,” imbuh dia. Maruli menyampaikan, peristiwa itu membuatnya tidak bisa tidur karena jembatan tersebut sudah dibangun personel dengan tiga shift, yakni pagi, siang, dan malam.

“Jadi terus saya semalam tidak bisa tidur saya memikirkan ini, karena saya pikir orang sebiadab ini, luar biasa,” jelas Maruli.

Lebih lanjut, Maruli memaparkan, pihaknya sudah mendata 44 jembatan bailey yang akan dibangun setelah melewati tahap survei.

Sebanyak 12 jembatan sudah selesai dipasang, sementara 15 sisanya tengah dalam perjalanan.

“Lalu 6 (sisanya) sedang dipasang. Yang lain sedang kita kumpulkan lagi,” kata Maruli.

32 Jembatan Bailey di Sumatera Sudah Digunakan

Enam jembatan bailey di Provinsi Aceh rampung dibangun 100 persen pascabencana banjir dan longsor hingga Sabtu (27/12/2024). (Dok.Bakom RI)

Kepada Bergelora.com di Jakarta dilaporkan, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyatakan, TNI telah membangun dan memasang sebanyak 32 jembatan Bailey di wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat guna memulihkan akses masyarakat.

Pembangunan jembatan tersebut dilakukan seiring pengerahan 37.910 personel TNI untuk mendukung proses rekonstruksi dan rehabilitasi pascabencana di wilayah Sumatera, agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.

“Beberapa jembatan sudah digunakan masyarakat untuk beraktivitas,” ujar Agus

“Sudah tergelar sejumlah total yang dibangun 32 jembatan,” ucap dia.

Menurut Agus, dokumentasi visual di lapangan menunjukkan jembatan-jembatan tersebut telah dimanfaatkan masyarakat.

“Kita lihat videonya sudah digunakan masyarakat,” ujarnya.

Jembatan Bailey umumnya dibangun sebagai pengganti jembatan penghubung yang putus akibat bencana.

Jembatan dengan rangka baja ringan berkualitas tinggi ini bersifat mudah dipindahkan (movable) dan lazim digunakan sebagai jembatan darurat.

Selain pemasangan Jembatan Bailey, Agus menyebutkan personel TNI juga dikerahkan untuk pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap), serta pembersihan fasilitas umum.

“Kemudian pembuatan huntara dan huntap, pembersihan lumpur yang ada di sekolah, pesantren, jalan, dan fasilitas umum lainnya,” kata dia.

 

Artikel Terkait

Stay Connected

342FansSuka
1,543PengikutMengikuti
1,120PelangganBerlangganan

Terbaru