Sabtu, 24 Februari 2024

Gubernur Enembe Lantik Enam Pasangan Bupati

JAYAPURA – Gubernur Papua Lukas Enembe, melantik dan mengambil sumpah janji jabatan Bupati dan Wakil Bupati serta serah terima jabatan Bupati Kabupaten Keerom Drs Celcius Watae MH dan Muh Markum SH, pasangan Bupati wakil bupati Kabupaten Nabire Isaias Douw – Amirullah Hasyim. Pasangan bupati – wakil bupati Kabupaten Asmat pasangan Elisa Kambu – Thomas EP Safanko, Kabupaten Merauke pasangan Frederikus Gebze – Sularso, Kabupaten Pegunungan Bintang pasangan Constano Otemka – Decky Deal dan Kabupaten Waropen pasangan Yeremias Bisay – Hendrik Wanatorey, periode 2016 – 2021 di Sasana Krida Kantor Gubernur Dok II Jayapura, Rabu (17/2) kemarin.

Usai melantik dan mengambil sumpah serta serah terima jabatan, pasangan bupati ini juga melakukan penandatanganan pakta integritas, serta penyerahan data kependudukan dan pencatatan sipil dari Kementerian Dalam Negeri kepada Gubernur Papua yang kemudian menyerahkannya kepada 6 bupati pada 6 kabupaten yang baru saja dilantik. Nantinya data kependudukkan ini juga akan diserahkan kepada kabupaten/kota lainnya di Papua.

Dalam arahannya, kata Gubernur Lukas Enembe mengatakan karena kondisi geografis yang sulit, sebagian kalangan meragukan Pilkada serentak di Provinsi Papua Desember 2015 lalu. Namun berkat komunikasi positif yang terbangun antara pemerintah daerah, aparat TNI/Polri, KPU Panwas, Pers, Tokoh masyarakat dan tokoh pembangunan, sehingga mampu melaksanakan pesta demokrasi Pilkada serentak di Papua dengan baik, aman dan sukses.

“Hari ini kita memulai sejarah baru yaitu pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih dari 11 kabupaten di Provinsi Papua yang telah hadir tengah hadir ditengah kita. Dari 11 kabupaten, 6 kabupaten yang telah memiliki Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri – Republik Indonesia sebagaimana amanat Psl 163 ayat 1 UU No.8 tahun 2015 tentang pemilihan Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, walikota dan Wakil Walikota dilantik oleh gubernur di ibukota provinsi yang bersangkutan,” kata Gubernur.

Pada kesempatan itu, Gubernur menceritakan perjalanan SK pelantikan para bupati dan wakil bupati terpilih itu. Pemerintah Provinsi Papua sejak tanggal 15 Februari, mengusulkan sesuai dokumen yang diterima pemerintah provinsi.

Kata Gubernur, sesungguhnya ada 10 kabupaten yang diusulkan oleh pemerintah provinsi. Karena masih ada satu kabupaten lagi yang masih berperkara yakni Kabupaten Mamberamo Raya. Namun Menteri Dalam Negeri dengan pertimbangkan lain, menyetujui 6 kabupaten.
“Beruntung SK yang saat ini keluar, kita langsung lantik. Ini luar biasa Saya mau seperti itu. Kita mau 10 kabupaten, tetapi disetujui baru 6 kabupaten,”ujarnya.

Dua Kabupaten Maret
Ia menjelaskan dua kabapaten lainnya yakni Boven Digul dan Supiori akan dilantik pada bulan Maret. Sisanya yakni Kabupaten Yahukimo dan Yalimo akan dilantik pada bulan Juni. Karena Yalimo, masa jabatan Bupati Yalimo baru akan berakhir pada bulan Juni. Sedangkan Yahukimo di bulan Mei.

Menurutnya pelaksanaan Pilkada serentak di Papua untuk kali ini adalah sesuatu yang penuh dinamika dan mengejutkan, dimana pasangan bupati incumbent berguguran.

“Dari 11 kabupaten Pilkada serentak. Rata-rata pasangan incumbent tumbang. Hanya Kabupaten Nabire dan Yalimo incumbent menang,”ujarnya.

Selain itu juga ada pasangan yang kalah dalam pilkada sebelumnya ketika maju lagi akhirnya memenangkan, seperti di Kabupaten Waropen. Kemudian di Kabupaten Keerom, mantan bupati yang kalah pada periode sebelumnya yakni Celcius Watae kembali memimpin kabupaten tapal batas ini mengalahkan incumbent Yusuf Wally.

Yang fenomenal menurut Enembe adalah pasangan bupati Merauke Frederikus Gebze – Sularso yang menang telak 70 persen menyisihkan incumbent Romanus Mbaraka, yang didukung banyak partai politik. (Yohana)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

342FansSuka
1,543PengikutMengikuti
1,100PelangganBerlangganan

Terbaru