JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto memberikan arahan kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia terkait persiapan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Presiden Prabowo disebut meminta Bahlil memastikan jangan ada kelangkaan baik pasokan energi selama bulan Ramadhan.
“Ya, kita harus memantau semua perkembangan yang ada dalam kesiapan Lebaran terutama menyangkut dengan energi ya, BBM nggak boleh ada langka, kemudian LPG,” kata Bahlil usai rapat di Istana, Jakarta, Rabu (4/2/2026).
Menurut Bahlil, rapat membahas persiapan menjelang Hari Lebaran.
Bahlil menegaskan harga BBM masih dalam kondisi yang terjangkau. Ketum Partai Golkar itu menambahkan, Prabowo juga memberikan arahan agar Indonesia memiliki storage atau tempat penyimpanan BBM.
Pasalnya, daya tampung BBM di Indonesia hanya cukup menampung untuk cadangam stok selama 25 hari.
“Makanya sekarang arahan Bapak Presiden segera kita membangun storage. Jadi bukan kita nggak punya cadangan untuk mengisi minyak, tapi sekarang mau taruh di mana,” ucap Bahlil.
“Inilah kekurangan kita, tapi tidak usah kita saling menyalahkan siapa-siapa. Ini yang harus kita perbaiki dengan cara apa? Membangun storage, agar cadangan kita bisa sampai1 dengan tiga bulan,” tuturnya.
Sementara itu, Menko Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) juga mengungkap dirinya mendapat arahan agar menjaga harga pangan agar tidak naii.
“Pangan tersedia, harga terjangkau dan nggak boleh naik,” ucap Zulhas. Dia juga mengatakan, bahwa stok beras di Tanah Air juga sangat cukup.
“Aman, stok aman. Kan kita beras cukup,” tegas Ketum PAN itu.
Kepada Bergelora.com di Jakarta, Rabu (4/3) dilaporkan, ketahanan energi Indonesia menjadi sorotan masyarakat di tengah perang antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran.
Pada Sabtu (28/2), AS dan Israel melancarkan serangkaian serangan ke sejumlah target di Iran, termasuk Teheran. Serangan AS dan Israel terhadap Iran dilaporkan menimbulkan kerusakan dan korban sipil. Kemudian Iran membalas dengan meluncurkan serangan rudal ke wilayah Israel dan fasilitas militer AS di kawasan Timur Tengah.
Pada Minggu (1/3), Presiden AS Donald Trump mengklaim pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan gabungan AS-Israel. Televisi pemerintah Iran mengonfirmasi kematian Ayatollah Ali Khamenei akibat serangan tersebut.
Media Iran melaporkan bahwa Selat Hormuz telah “secara efektif” ditutup menyusul serangan AS-Israel, meski belum ada pengumuman resmi mengenai blokade formal.
Adapun Selat Hormuz menangani sekitar seperlima perdagangan minyak dunia serta volume besar ekspor gas alam cair dari Qatar dan Uni Emirat Arab.
Sekitar 20 persen konsumsi minyak harian global, atau sekitar 20 juta barel, melintasi koridor tersebut.

