Kamis, 18 Juli 2024

INDONESIA BAKAL KETINGGALAN..! Afrika Selatan Akan Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Raksasa Berkapasitas 2.500 MW

JAKARTA- Menteri Energi dan Listrik Afrika Selatan Kgosientsho Ramokgopa ingin mendapatkan pendanaan untuk pembangkit listrik tenaga nuklir berkapasitas 2.500 megawatt – jauh lebih besar dari Koeberg.

Bloomberg, mengutip Sunday Times, melaporkan bahwa pekerjaan telah mencapai tahap lanjutan, dan sebuah tim sedang menggarap kesepakatan dan menyelesaikan struktur pengadaan untuk proyek tersebut.

Ramokgopa mengatakan kepada Sunday Times bahwa pembangkit listrik tenaga nuklir baru akan meningkatkan pasokan listrik dan mengamankan kebutuhan energi negara itu.

“Teknologi nuklir terkini sangat cepat diterapkan, relatif lebih murah dan lebih efisien,” kata Ramokgopa.

“Kita harus menyelesaikan masalah siapa yang akan mengoperasikan pabrik tersebut, tetapi saya rasa saya dapat mengatakan sebelum kita menyimpulkan bahwa Eskom yang akan mengoperasikannya, karena Eskom memiliki pengalaman dalam melakukan hal itu di Koeberg.”

Pembangkit listrik tenaga nuklir berkapasitas 2.500 MW akan jauh lebih besar daripada pembangkit listrik Koeberg, di utara Cape Town, dengan kapasitas pembangkitan sebesar 1.940 MW.

Pembangunan Koeberg dimulai pada tahun 1976, dan Unit 1 disinkronkan ke jaringan pada tanggal 4 April 1984, dengan Unit 2 menyusul pada tanggal 25 Juli 1985.

Terletak di Duynefontein, 27 km di utara Cape Town di pesisir Atlantik, pembangkit ini menjamin pasokan listrik yang andal ke Western Cape.

Kepada Bergelora.com di Jakarta dilaporkan, negara ini memiliki generator turbin terbesar di Belahan Bumi Selatan dan merupakan pembangkit listrik tenaga nuklir yang terletak paling selatan di dunia.

Limbah tingkat rendah dan menengah dari Koeberg diangkut melalui jalan darat dalam kontainer baja dan beton ke tempat pembuangan terpencil di Vaalputs di Gurun Kalahari.

Koeberg termasuk di antara reaktor air bertekanan (PWR) yang paling aman dan merupakan pembangkit listrik Eskom yang paling andal.

Koeberg saat ini sedang menjalani program perbaikan untuk memperpanjang masa pakainya hingga tahun 2045. (Calvin G. Eben-Hazer)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

342FansSuka
1,543PengikutMengikuti
1,100PelangganBerlangganan

Terbaru