Kamis, 25 April 2024

Panglima TNI: Disiplin Prajurit Merosot

SORONG- Saat ini ada kecenderungan  disiplin prajurit TNI semakin merosot. Oleh karena itu, TNI harus kembali menegakkan kembali Peraturan Militer Dasar (Permildas). Setiap prajurit diwajibkan menegakkan disiplin militer kembali. Hal ini disampaikan oleh Panglima TNI Moeldoko saat Inspeksi Mendadak (Sidak) di Batalyon Infanteri (Yonif) 752/Vira Yudha Sakti yang berada di Jalan Basuki Rahmat KM 10, Kabupaten Sorong Papua Barat, Senin (29/12).

 

“Kalau prajurit TNI sudah tidak memiliki disiplin maka kamu sama saja dengan banser, hal itu akan sangat  membahayakan karena prajurit TNI dilengkapi senjata, ” tegas Panglima TNI dalam rilis yang diterima Bergelora.com di Sorong.

Lebih lanjut ditegaskan Panglima TNI, yang membedakan prajurit TNI dengan para satgas-satgas atau banser  adalah Peraturan Militer Dasar (Permildas).

“Tidak ada lagi yang main-main dengan Permildas dan tidak ada yang dikurangi, tegakkan itu disiplin dan tegakkan itu Permildas”, ujar Panglima TNI.

Dalam sidak itu, Panglima TNI Jenderal Moeldoko didampingi Kasal Laksamana Marsetio, Kasau Marsekal Ida Bagus Putu Dunia, Asintel Panglima Laksda Amri Husaini, Aster Panglima Mayjen Ngakan Gede Sugiharta, Kapuspen Mayjen M. Fuad Basya dan Danrem Sorong Brigjen Djoko Subandrio. Panglima TNI beserta rombongan diterima oleh Wakil Komandan Batalyon Infantri (Wadanyonif) 752 Mayor Inf Abdul Hamid.

“Sidak ini bertujuan untuk melihat secara langsung kesiapan dan kedisiplinan para prajurit TNI yang berada di Batalyon 752/Vira Yudha Sakti dalam menghadapi tugasnya di daerah perbatasan”, kata Panglima TNI dalam rilisnya kepada Bergelora.com di Sorong. 

Beberapa tempat yang di Sidak oleh Panglima TNI diantaranya adalah fasilitas yang digunakan prajurit TNI dalam kehidupan sehari-hari seperti barak tempat tidur, tempat makan dan MCK.  Beberapa barak prajurit yang sempat di cek langsung oleh Panglima TNI masih terlihat ada kekurangan.  

“Barak atau asrama merupakan tempat tinggal prajurit harus tertib, nyaman dan sehat agar prajurit yang tinggal merasa betah. Terlebih lagi daerah Papua adalah tempat endemik malaria, oleh sebab itu prajurit TNI yang bertugas di wilayah Papua harus disiplin dan selalu menjaga kebersihan agar tetap sehat. Kalau barak prajurit tidak tertib dan lingkungan tidak mendukung, maka prajurit tidak akan betah berada di asrama”, ujar Panglima TNI.

Setelah melakukan pengecekan di barak dan berbagai fasilitas prajurit, Panglima TNI memberikan pengarahan kepada 252 prajurit 752/Vira Yudha Sakti. Dalam pengarahannya Panglima TNI mengatakan bahwa saat ini ada kecenderungan  disiplin prajurit semakin merosot. (Alexander Sitanala)

 

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

342FansSuka
1,543PengikutMengikuti
1,100PelangganBerlangganan

Terbaru