Jumat, 23 Februari 2024

PGI : Segera Tetapkan 1 Juni Sebagai Hari Lahirnya Pancasila!

JAKARTA- Peringatan Hari Lahir PGI (Persekutuan Gereja-gereja Indonesia), gereja-gereja di Indonesia menyongsong 1 Juni, yang selama ini dikenal dan peringati sebagai Hari Lahirnya Pancasila. Namun, rupanya sampai saat ini belum ada dasar legal yang menetapkan bahwa tanggal 1 juni sebagai Hari Lahir Pancasila. Bagi PGI ini sesuatu yang mengagetkan dan sangat memprihatinkan, mengingat Pancasila adalah Dasar Negara. Hal ini ditegaskan oleh Kepala Humas PGI, Jeirry Sumampow kepada Bergelora.com di Jakarta, Kamis (26/5)

“Karena itu, dalam kegembiraan merayakan Hari Lahir PGI dengan komitmen teguh untuk terus peduli dan berbagi terhadap persoalan bangsa ini, kami ingin mengusulkan kepada Pemerintah agar tanggal 1 Juni ditetapkan secara formal sebagai Hari Lahirnya Pancasila,” tegasnya.

Usulan tentang ini menurutnya sudah disampaikan PGI kepada Presiden RI melalui surat yang dikirimkan sejak Bulan April yang lalu dengan alasan bahwa, tanggal 1 Juni selama ini sudah dikenal masyarakat sebagai Hari Lahirnya Pancasila. Bahkan peringatan terhadapnya sudah dilakukan setiap tahun di seluruh wilayah tanah air.

“Hal ini terjadi sebab berbagai dokumen sejarah bangsa ini telah menunjukkan otentisitas 1 Juni 1945 sebagai saat pertama kali Ir. Soekarno memperkenalkan Pancasila sebagai dasar Negara RI yang ketika itu sedang diperjuangkan kemerdekaannya,” jelasnya.

Beberapa waktu terakhir ini menurut Jeirry Sumampow, PGI melihat gejala makin tergerusnya nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bertanah air. Hal itu ditandai dengan makin kuatnya fundamentalisme dan radikalisme keagamaan serta adanya kehendak beberapa pihak yang dengan sengaja ingin merongrong Pancasila sebagai dasar Negara RI.

“Karena itu, penetapan 1 Juni sebagai Hari lahirnya Pancasila menjadi penting untuk menegaskan kembali Pancasila sebagai Dasar Negara yang harus diterima semua warga Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.

Penetapan 1 Juni sebagai Hari Lahirnya Pancasila menurutnya bisa menjadi momentum bagi bangsa Indonesia untuk mulai melakukan sosialisasi, penyadaran dan penguatan idiologi Pancasila di kalangan masyarakat. Agar Pancasila sebagai dasar Negara betul-betul menjadi fondasi idiologis bagi upaya pembangunan manusia Indonesia yang seutuhnya.

Namun demikian, menurutnya penetapan 1 Juni sebagai Hari Lahirnya Pancasila hendaknya tidak lalu membuat beberapa peristiwa lain dalam rangkaian sejarah ideologi kita menjadi tidak penting atau diabaikan, seperti, Peristiwa Piagam Jakarta pada tanggal 22 Juni dan Hari Lahirnya UUD 1945 pada tanggal 18 Agustus 1945.

“Kedua peristiwa tersebut, dan juga peristiwa lainnya yang berada di antara tanggal 1 Juni sampai 18 Agustus 1945, merupakan bagian yang tak terpisahkan dari Peristiwa tanggal 1 Juni. Semua itu merupakan sebuah rangkaian yang utuh dari proses perumusan idiologi Pancasila sebagai dasar negara Bangsa Indonesia,” jelasnya. (Calvin G. Eben-Haezer)

 

 

 

 

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

342FansSuka
1,543PengikutMengikuti
1,100PelangganBerlangganan

Terbaru