Sabtu, 25 April 2026

SIKAAAT…! Melawan Petugas, Dua Teroris Ditembak Mati

Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto. (Ist)

MEDAN – Tim Densus 88 bersama Polda Sumatera Utara (Sumut) menembak mati dua terduga teroris di Kota Datar, Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (16/11).

Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto mengatakan, dua terduga teroris yang ditembak mati itu karena melakukan perlawanan saat ditangkap.

“Mereka ditembak mati karena menyerang anggota. Apakah tindakan ini harus dibiarkan? Semua ini harus ditindak tegas,” katanya.

Kepada Bergelora.com dilaporkan, hingga saat ini, katanya, Tim Densus 88 terus bergerak untuk mengejar pelaku terduga teroris lainnya hingga ke Aceh.

“Untuk detilnya nanti saya jelaskan, tim masih kerja. Untuk yang di Aceh ada tiga orang yang diamankan,” jelasnya.

Amankan  Yang Terkait

Sebelumnya dilaporkan, Tim gabungan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri, Polda Sumut dsn Polrestabes Medan mengamankan 12 orang terkait bom bunuh diri di Makopolrestabes Medan.

Wakapolda Sumatera Utara Brigjen Mardiaz Kusin Dwihananto, Kamis, mengatakan, dari 12 orang yang diamankan belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.

“Ada sekitar 12 orang yakni orang tua dari pelaku, mertuanya, istrinya, kakak si pelaku kemudian tetangganya juga ada ini masih kita periksa, statusnya masih saksi,” ujarnya di Polrestabes Medan.

Polisi, kata Mardiaz masih terus bekerja insentif dan melakukan pengejaran terhadap beberapa orang yang ada kaitannya dengan terdua pelaku yang berinisial RMN (24).

Dari penggeledahan di sejumlah lokasi, dikatakan Mardiaz, pihaknya turut mengamankan barang bukti yang dicurigai berbahan peledak.

“Dari rumahnya ada ditemukan beberapa barang bukti berupa pipa yang diisi dengan kandungan kimia, kemudian panah beracun, dan juga alat las dari rumah tersebut,” katanya.

Ia menambahkan, dari hasil interogasi terhadap istri terduga pelaku, selama ini mereka melakukan pengajian eksklusif.

“Dan ini tentunya masih kita dalami motif-motifnya apakah ada kaitan dengan istri sendiri dengan kejadian bom,” terangnya.

Rumah Guru Ngaji

Sebelumnya dilaporkan, Tim Inafis melakukan penggeledahan, Kamis, di rumah SA, yakni guru ngaji terduga pelaku bom bunuh diri, di Jalan Serdang, Kelurahan Belawan I, Kecamatan Medan Belawan, Medan Sumatera Utara.

Setelah melakukan penggeledahan selama kurang lebih satu jam, tim membawa sejumlah barang dari rumah tersebut.

Sejumlah barang yang dibawa, yakni satu kardus berisi penuh, di dalamnya terdapat barang-barang yang dibalut plastik berwarna hitam.

Saat tim telah meninggalkan rumah SA, sementara sejumlah petugas keamanan masih melakukan penjagaan di seputaran rumah SA.

Sebelumnya, pada Rabu (13/11) malam, tim gabungan juga melakukan penggeledahan di rumah SA. Dari hasil penggeledahan petugas juga mengamankan sejumlah barang.

“Dari hasil olah TKP, petugas menyita sembilan pipa,” kata Wakapolda Sumut Brigjen Mardiaz Kusin Dwihananto.

Diberitakan sebelumnya, ledakan terjadi di Makopolrestabes Medan di Jalan HM Said Medan, Rabu pagi sekitar pukul 08.45 WIB.

Ledakan yang diduga bom bunuh diri itu dilakukan seseorang berinisial RMN (24). Terduga pelaku meledakkan diri di sekitar kantin Polrestabes Medan. Akibatnya, enam orang terluka. (Sugianto)

Related Articles

Stay Connected

22,949FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,900PelangganBerlangganan

Latest Articles